Connect with us

Kesehatan

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Arman Chandra : Restorasi Lingkungan Harus Dilakukan

Published

on

Ketua KADIN Medan Arman Chandra. (Foto/ist)

Medan, Geosiar.com,- Setiap tahunnya, Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati pada tanggal 5 Juni. Hari Lingkungan Hidup Sedunia dicanangkan PBB demi menggugah kesadaran banyak orang untuk meletasrikan lingkungan dan menciptakan ekosistem hijau yang lestari.

Sejarah Hari Lingkungan Hidup Sedunia berawal ketika PBB menggelar konferensi pertama tentang lingkungan hidup yang kemudian menghasilkan Deklarasi Stockholm pada tanggal 5 Juni 1972.

Semenjak ysaat itu, setiap tanggal 5 Juni seluruh lapisan masyarakat sedunia diwajibkan bergandengan tangan dengan instansi pemerintah dan komponen relawan, dunia usaha kecil maupun raksasa, akan bersama-sama menunjukkan partisipasinya dalam menjaga lingkungan hidup.

Ketua KADIN Medan, Arman Chandra mengatakan restorasi lingkungan atau upaya mengembalikan ekosistem ke kondisi awal mula harus dilakukan, dengan mencari akar masalah dari degradasi yang terjadi. “Hal itu dilakukan agar tidak terjadi siklus berulang,” kata Arman Candra di Kantor KADIN Medan Jl Palang Merah Medan, Jumat (4/6/2021)

“Selain restorasi lingkungan, Arman juga mendukung dunia usaha untuk membangun industri energi baru terbarukan dibeberapa lokasi di indonesia, dengan memanfaatkan sinar matahari, energi angin dan tenaga air, dengan memanfaatkan potensi lingkungan tanpa merusaknya prioritas kita semua. Kita perlu udara bersih sehat dan berikan manfaat bagi rakyat di pulau kecil dan besar,” paparnya.

Di tempat terpisah, Ketua KADIN Sumatera Utara Ivan Iskandar Batubara mengatakan “Saat ini Energi baru Terbarukan dapat mengatasi masalah lingkungan dan efesiensi biaya produksi,”

“Sumber dan akses pembiayaan global semakin sulit buat fosil, sudah saatnya mengutamakan EBT. Perjuangan memanfaatkan EBT untuk ekonomi yang berkelanjutan pusat dan daerah butuh kerja sama dan dukungan seluruh stake holder, sinergi akan mempercepat transisi ke energi baru terbarukan,” jelas Ivan.

Dalam susunan pengurus KADIN Medan bidang Wisata Kota dan Lingkungan Hidup dipimpin oleh Syafii Salim, Joey Gisela Johan dan Willem Hasli.(rel/red)