Connect with us

Sumut

Gunakan Lahan Parit Tempat Usaha, Pemilik Botot di Sei Agul Diingatkat SP II

Published

on

Medan, Geosiar.com – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan kembali mengirimkan surat kepada pemilik bangunan usaha barang bekas (botot) di Jalan Karya Lingkungan IX Kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan Barat, Kota Medan. Surat yang dikirim Senin 31 Mei 2021 di tanda tangani Kadis PU Kota Medan Zulfansyah.

Dalam surat tersebut, Dinas PU Medan meminta kepada pemilik usaha barang bekas untuk tidak lagi memanfaatkan lahan diatas parit/saluran drainase. Sebab, menurut pantauan pihak dinas PU Medan, hal itu masih tetap dilakukan.

Sehingga pihak Dinas PU Medan kembali mengeluarkan surat teguran ke -II. Adapun alasan Dinas PU Kota Medan mengirimkan teguran ke II karena akan dilakukan pembersihan parit yang merupakan program Walikota Medan dalam mencegah kebanjiran, dengan melakukan normalisasi parit di Kota Medan.

Sementara itu, Antonius Devolis Tumanggor,S.Sos ketika diminta tanggapannya, kemaren terkait surat teguran ke-II yang diberikan kepada pemilik bangunan usaha barang bekas (botot) mengatakan, mendorong Dinas PU melakukan pembersihan dan penataan bangunan diataa parit.

Bahkan Tumanggot mengapresiasi Dinas PU Kota Medan agar menjadikan daerah tersebut bersih dari pencemaran lingkungan dan tertata rapi. “Tidak seperti selama ini, semraut dan menimbulkan keresahan bagi warga sekitar dan masyarakat pengguna jalan ketika melintas di daerah tersebut, kita apresiasi dinas PU Medan,” kata Antonius.

Wakil rakyat dari Dapil I Kota Medan ini juga sangat setuju seperti harapan warga masyarakat setempat agar nantinya setelah dilakukan pembersihan parit, selanjutnya oleh Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan, dibuatkan taman-taman kecil di sekitar tersebut sehingga akan kelihatan lebih ASRI.

“Apalagi didaerah Jalan karya Sei Agul tidak ada taman, dan sejak lama warga sangat membutuhkan taman-taman sehingga akan kelihatan segar, indah dan rapi,” paparnya. (rel/lm)