Connect with us

Daerah

Doni H Setiawan : KPU Sergai Diduga Korupsi Dana Hibah 36.5 M

Published

on

Kakari Sergai Doni Hariono Setiawan saat memberi keterangan persnya.(Foto/ist)

Geosiar.com,Sergai – Tim Khusus Pemberantas Anti Korupsi Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai menggeledah Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Serdang Bedagai, Kamis (20/5/2021) selama 13 jam. Hal ini dikarenakan lembaga penyelanggara pemilu setempat tidak kooperatif.

Tujuan penggeledahan oleh tim khusus kejaksaan perlu kami sampaikan, saat ini kami sedang menangani perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait dengan pengelolaan dana hibah sebesar Rp 36,5 miliar tahun anggaran 2019-2020 untuk penggunaan Pilkada 2020,” ujar Kajari Serdang Bedagai, Doni Hariono Setiawan didampingi Kasi Pidsus Ellon Unedo. P. Pasaribu SH, Kasi Intel Agus Adi Admaja dalam keterangan resminya, Jumat(21/5/2021).

Menurut dia, perkara ini telah masuk dalam tahap penyelidikan pada tahun ini. “Dalam perjalananya, kami lihat ada kelebihan, tapi kemudian ada juga etikat etikat yang kurang baik yang sifatnya seperti tidak kooperatif saat pihak pihak dimintai keterangan,” bebernya.


“Kadang kadang menunjukan bukti kurang kesejahterannya, seperti tidak menyerahkan dokumen yang dimintai kepada penyidik, ada beberapa orang yang menolak dilakukan pemeriksaan dengan alasan sakit. Padahal secara fisik kita lihat bersangkutan sehat dan tidak ada menyatakan keterangan sakit,” ucap Doni.

Hal ini menunjukkan tidak adanya kooperatif, sehingga pihaknya melakukan penggeledahan selama 13 jam di Kantor KPU Serdang Bedagai. “Intinya tim penyidik berusaha mencari dan mendapatkan barang bukti dengan barang bukti tersebut bisa menemukan tindak pidananya yang terjadi dan menemukan pelakunya,” ujarnya.

Kuncinya, sambung Doni. pihaknya masih mengumpulkan barang bukti guna mengumpulkan fakta fakta hukum untuk dibawa ke persidangan nantinya.(art)