Connect with us

Politik

Reses Netty Siregar, Temukan Parit Dipadati Sampah

Published

on

PosRoha.com – Medan, Anggota DPRD Medan Netty Yuniati Siregar kembali menggelar reses gelombang II masa sidang III Tahun sidang ke 2 TA 2021. Pelaksanaan reses dilakukan sama seperti gelombang I yakni dengan sistem door to door.

Namun kali ini reses dilakukan di Lingkungan I Kelurahan Tegal Rejo Kecamatan Medan Perjuangan, Selasa (11/5/2021). Di sini, Netty Siregar asal politisi Gerindra itu mengunjungi ratusan rumah warga sekaligus menyerahkan bantuan nasi kotak dan kue.

Saat bertemu warga, Netty melakukan dialog singkat lalu menyerap aspirasi berikut lembar aspirasi yang diisi. “Saya sedang melaksanakan reses untuk bertemu dengan konstituen. Bagi yang ada masalah dapat disampaikan sekarang,” pinta Netty dihadapan warga.

Pada kesempatan itu, Netty menerima keluhan dari warga soal banyaknya parit yang tersumbat dipadati sampah dan lumpur di lingkungan I. Akibatnya, setiap turun hujan air meluber dari parit hingga masuk rumah penduduk. Warga pun minta Dinas PU Kota Medan agar segera melakukan normalisasi. “Pengorekan parit hendaknya dilakukan rutin sehingga tidak terjadi pendangkalan,” cetus warga.

Selain itu, warga juga mengeluhkan minimnya tong sampah. Sehingga banyak sampah yang tidak terwadahi dan akhirnya berserak.

Menyikapi keluhan warga, Netty Siregar minta agar Kepling dapat merespon sekaligus meneruskan ke Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan. Namun, kata Netty terkait masalah tong sampah kiranya Kepling dapat memberdayakan masyarakat untuk penyediaan tong sampah.

Kepling diharapkan dapat merangkul warga agar mewadahi sampah masing masing. “Sebelum Pemko Medan sanggup menyediakan tong sampah di seluruh kota Medan kiranyan warga dapat sementara mewadahi sampah masing masing,” ujar Netty.

Usai bertemu dengan konstituen, kepada wartawan Netty menyebut bahwa aspirasi yang diterima akan disampaikan secara resmi ke Pemko Medan. Dengan harapan keluhan warga dapat ditindaklanjuti pihak Pemko Medan dan direalisasikan dengan skala prioritas.

Sedangkan alasan memilih reses door to door untuk mematuhi protokol kesehatan. Menghindari kerumunan dan menjaga jarak. “Kita harus ikut membantu pemerintah meminimalisir penyebaran Covid 19,” tandas Netty. (lamru)