Connect with us

Politik

Di Reses Abdul Rani SH, Warga Rengas Pulau Minta Pengaspalan Gg Wonosobo

Published

on

Medan, Geosiar.com – Anggota DPRD Medan Abdul Rani SH melakukan kewajibannya bertemu dengan konstituennya lewat reses masa sidang III Tahun sidang ke 2 TA 2021, Senin sore (10/5/2021). Melalui reses itu Abdul Rani menyerap aspirasi warga untuk ditampung guna ditindaklanjuti perbaikan.

Di hari yang sama Abdul Rani menggelar dua gelombang reses dan yang I di Jalan KL Yos Sudarso km 9,5 Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. Reses tersebut dihadiri tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan ratusan warga konstituen.

Pada reses tersebut, salah satu warga Rawiyah menyampaikan keluhan terkait aroma bau yang ditimbulkan limbah udara dari perusahaan PT API. Rawiyah minta anggota dewan dapat memfasilitasi ke Pemko Medan agar dilakukan perbaikan produksi.

Selain itu, Rawiyah juga bermohon agar Pemko Medan dapat memberikan pelayanan air bersih di Kelurahan Mabar. Baik itu melalui pembuatan sumur bor ataupun fasilitasi pemasangan distribusi air PDAM Tirtanadi.

Sedangkan keluhan lain disampaikan Ibu Nina, menyampaikan agar para guru Magrib mengaji di Kelurahan Mabar tidak dikurangi. Begitu juga pelaksaan proses mengaji dapat dilakukan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Menyikapi aspirasi warga Abdul Rani SH asal politisi PPP itu mengatakan bahwa persoalan PT API sudah ditangani Komisi II DPRD Medan dan sudah mengeluarkan rekomendasi untuk dilakukan perubahan dan perbaikan proses limbah. “Kita harapkan ke depan, limbah udara tidak lagi tercemar,” sebut Abdul Rani.

Sedangkan terkait air bersih, Abdul Rani minta Pemko Medan melalu Dinas PPKPR Kota Medan agar dapat menundaklanjuti pengadaan sumur bor. Sedangkan terkait Magrib mengaji, Abdul Rani sepakat agar tidak dilakukan pengurangan jumlah guru Magrib mengaji.

Selanjutnya, masih hari yang sama, Abdul Rani SH mengadakan reses gelombang ke II di Jl Marelan Raya Pasar 2 Barat Gg Selase, Kelurahan Rengas Pulau, Kec Medan Marelan.

Dalam acara reses, salah satu warga Willy mengeluhkan kondisi Gg Selasa sepanjang 150 meter yang kondisinya rusak. Willy berharap agar Pemko Medan segera memperbaiki dengan aspal atau beton.

Kemudian keluhan hal yang sama disampaikan Tuti terkait kerusakan Gg Wonosobo Pasar 2 Barat Marelan Raya. Tuti berhadap Gg Wonosobo dilakukan aspal atau beton.

Aspirasi lain juga dicetuskan Fatimah terkait layanan kesehatan. Banyak warga yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan gratis. Warga berharap, apalagi kondisi ekonomi terdampak Covid 19 saat ini sangat menurun maka butuh bantuan berobat gratis.

Kembali Abdul Rani menyikapi keluhan warga terkait permohonan sejumlah Gg yang butuh perbaikan atau aspal. Abdul Rani,SH menyampaikan terkait jalan akan disampaikan ke dinas PU kota Medan sedangkan BPJS Kesehatan gratis akan disampaikan ke Pemko Medan. “Kita harapkan program berobat gratis dengan memiliki KTP Medan dapat berobat gratis Kelas III di Rumah Sakit,” harap Abdul Rani.

Di akhir pertemuan, Abd Rani berharap masyarakat dapat mendukung program Pemko Medan soal kebersihan. Untuk itu, warga diharapkan jangan membuang sampah sembarangan.

Terkait keluhan dan aspirasi warga akan disampaikan ke Pemko Medan melalui rapat paripurna dan akan ditindaklanjuti guna percepatan realisasi. (lamru)