Connect with us

Politik

Capres Tahun 2024, PMPHI : Megawati Jauh Lebih Enerjik dari Puan-Ganjar

Published

on

Korwil PMPHI Drs Gandi Parapat

Medan, Geosiar.com,- Koordinator Wilayah (Korwil) Pusat Monitoring Hukum dan Politik Indonesia (PMPHI) Sumut Drs Gandi Parapat mengatakan, mantan Presiden ibu Megawati yang juga Ketum PDIP, mendapat tugas negara sebagai Ketua Dewan Pengarah BPIP dan BRIN. Hal itu membuktikan Megawati masih enerjik dan masih memiliki kemampuan prima untuk menghadapi tugas-tugas berat sekelas kebijakan Negara.

“Dalam kepemimpinannya, Megawati telah membawa sukses besar misalnya, PDIP tetap berada pada posisi atas. Jadi sangat keliru bila ada pendapat orang yang mengatakan, bahwa waktu untuk Megawati itu sdh habis,” kata Gandi kepada wartawan di Medan, Jumat (30/4/2021)

Yang pasti, lanjut Gandi, kesempatan untuk Mega oleh sekelompok orang yang ada didalam partai dihambat dengan berbagai spekulasi, sehingga Mega menjadi ragu. “Harus diyakini bahwa roh dan karisma Soekarno , masih berada dalam tubuh Ibu Megawati, sehingga dia terlihat berwibawa. Jadi untuk menggantikan Jokowi dalam Pilpres 2024 Megawati masih masih cukup pantas dan dapat diprediksi Mega akan lebih unggul dibanding Puan – Ganjat, kecuali Jokowi tiga periode.,” tegasnya.

Lebih jauh kata Gandi, PMPHI menilai masyarakat akan mendukung Megawati. “Namun untuk saat ini, kita biarkan dulu Ibu Mega mengatur tanggung jawabnya di BRIN sambil membaca peta politik, dan kita dengan sabar menunggu pernyataan politik Megawati pada waktu-waktu kedepan ini,” harap Gandi.

PMPHI menilai, PDIP saat ini belum memiliki kader yang sesegera mungkin diorbitkan. “Kami begitu yakin saat ini PDIP tidak memiliki kader yang dapat diorbitkan sesegera mungkin, hanya Ibu Mega yang pantas. Kalau Mega tidak mau masuk bursa Capres, Saya kira hal ini cepat atau lambat akan berpengaruh kepada Partai, sehingga akan terjadi polemik nantinya, akibat salah dalam menentukan Capres dari PDIP,” pungkas Gandi.(rel/red)