Connect with us

Sumut

PMPHI SU Kagumi Ketua MPR Masalah WNA

Published

on

Korwil PMPHI Sumut Drs Gandi Parapat. (Foto/ist)

Medan, Geosiar.com,- Kordinator Wilayah (Korwil) Pusat Monitoring Politik Hukum Indonesia (PMPHI) Sumut Drs Gandi Parapat mengaku bangga atas kepedulian Ketua MPR untuk kepentingan bangsa dan negara. “Kami bangga kepada ketua MPR yang bicara untuk kepentingan bangsa dan negara, tidak mengambang yaitu masalah Pemerintah larang mudik, tapi tetap fasilitasi WNA masuk Indonesia. Kami sangat heran kepada pemerintah apa tidak tau mengatasi sumber penyakit mematikan Covid 19 itu,” tegas Gandi Parapat saat dihubungi melalui ponselnya, Sabtu (24/04/2021) ketika berada di Taput guna mengetahui masalah pendirian Universitas Negeri. Menurut Gandi ada kekeliruan yang diduga akan menghapus perguruan itu.

Lebih jauh kata Gandi, apakah pemerintah melindungi rakyatnya serius?, sehingga ruang gerak masyarakat diperketat seperti Silahturahmi Mudik. “Tapi mendukung dan membuka pintu lebar lebar buat Negara luar masuk ke Indonesia. Apakah Indonesia akan
mati kelaparan apabila tidak memfasilitasi WNA masuk ke Indonesia,” tanya Gandi lagi.

Untuk itu, lanjut Gandi, pihaknya masih berharap, Presiden dan jajarannya terutama kepada Menteri yang membidangi itu agar tetap tenang dan bijak melaksanakan tugas untuk kepentingan bangsa dan negara. “Atau hanya dibibir saja, Covid 19 musuh bersama?.. Jangan sampai ada spekulasi yang menimbulkan kegalauan di masyarakat luas yang bisa menimbulkan keputusasaan,” kata Gandi.

Begitupun lanjut Gandi, dirinya tetap mendoakan Presiden Jokowi agar tetap bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara tidak terpengaruh kepada kepentingan politik atau kebodohan pembantunya ataupun dilingkungannya. “Kami sadar untuk mengatasi pandemi Covid 19 ini sangat sulit dan kami tidak mampu menyalahkan pihak pemerintah, hanya kami berharap agar Covid 19 segera kalah tidak ada lagi yang terserang,” tegasnya.

Gandi juga berharap, jangan ada yang saling menyalahkan apalagi membuka pasal pasal agar orang yang dianggap salah masalah Covid 19 dihukum Pidana, jangan bangga kita mengadukan agar pejabat atau masyarakat dihukum, tapi kita harus bangga kalau kita semua sehat mengalahkan Covid 19. “Upaya maksimal serius Pemerintah agar kita divaksin sudah langkah sangat terpuji hanya pengawasan dan pemanfaatan Vaksin tersebut perlu ditingkatkan, agar jangan sampai kadaluarsa dan semua mendapat pelayanan tidak ada pengkotak kotakan seperti alasan masih Lansia, padahal ada yang divaksin belum Lansia,” katanya.

Pemerintah lanjut Gandi, jangan hanya menyebut cinta produk Indonesia, tapi tidak serius mengakui keahlian atau kehebatan oknum yang memproduksi Vaksin Nusantara.(rel/red)