Connect with us

Hukum

Dugaan Mark-Up Dana Di Dinsos Medan, PMKRI Gelar Unjuk Rasa di Kejatisu dan Kantor Walikota Medan

Published

on

PMKRI Medan saat berunjuk rasa ke kantor Kejatisu. (Foto/ist)

Medan, Geosiar.com,- PMKRI Medan lakukan unjuk rasa atas dugaan mark-up dana oleh Kadis sosial kota Medan. Dugaan mark-up dana pengadaan tenda penutup bak sampah yang di lakukan kepala dinas sosial Bpk. Endar Sutan Lubis saat menjabat sebagai kepala dinas kebersihan dan pertamanan kota medan , dana tersebut berasal dari P-APBD kota Medan tahun anggaran 2015.


Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cab. Medan melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kejatisu dan kantor walikota Medan pada hari Senin, 19 April 2021.
Ceperianus Gea, Ketua Presidium PMKRI Cab. Medan mengatakan bahwa unjuk rasa yang di lakukan merupakan bentuk keprihatinan PMKRI atas masih adanya oknum oknum yang menggunakan jabatan publik demi kepentingan pribadi untuk memperkaya diri sendiri, seperti yang kita duga terhadap kepala dinas sosial saat menjabat sebagai kadis kebersihan dan pertamanan Kota Medan.


“Kita meminta kepada Kejatisu untuk memanggil dan memeriksa kepala dinas sosial kota Medan Bpk. Sutan Endar Lubis terkait temuan kita dilapangan kita menduga bahwasanya telah terjadi Mark-up dana pengadaan tenda Penutup Bak Sampah di dinas kebersihan dan pertamanan kota Medan saat beliau menjabat” ungkap Ceperianus Gea.


Hal senada juga disampaikan oleh Presidium Gerakan kemasyarakatan PMKRI cab Medan , Sintong Sinaga mengatakan bukan hanya soal dugaan Mark- up dana saja tetapi PMKRI juga meminta keterangan terkait tindak lanjut atas pemanggilan kepala dinas sosial oleh Kejaksaan tinggi Sumatera Utara terkait dugaan penyimpangan dana Covid-19.


“Kita sudah sampaikan ke Kejatisu terkait temuan kita atas dugaan korupsi di dinas kebersihan dan pertamanan kota Medan yang pernah dipimpin Bpk. Endar Sutan Lubis, dan terkait pemanggilan Kadis sosial kota Medan oleh kejaksaan tinggi Sumatera Utara terkait penyimpangan dana Covid-19 yang di lakukan Endar Sutan Lubis , Kejatisu juga sudah berjanji untuk menindaklanjutinya.” Kata Sintong.


Sintong Sinaga menambahkan bahwasanya PMKRI meminta walikota Medan segera mencopot jabatan Bpk. Endar Sutan Lubis sebagai kepala dinas sosial kota Medan, jangan sampai Pak Walikota terkesan melindungi Pelaku yang diduga Korupsi.


“Jika apa yang kami sampaikan tidak di terima oleh Bpk. Bobby Nasution selaku walikota Medan, maka kami akan lakukan aksi kembali dengan jumlah massa aksi yang lebih besar lagi. Kita juga berharap agar apa yang disampaikan oleh Bpk. Sumanggar selaku Humas Kejatisu untuk menindaklanjuti temuan kita ini jangan hanya isapan jempol belaka” tutup Sintong Sinaga.(rel/red)