Connect with us

Daerah

UPT Pasar Gelar Vaksin kepada Pedagang dan Staf

Published

on

Tebingtinggi, Geosiar.com,- UPT Pasar Disperindag Kota Tebingtinggi gelar Vaksinasi Covid-19 untuk pengelola dan warga pedagang pasar. Pelaksanaan dikonsentrasikan di lahan parkir depan Pasar Induk dijalan Amd/ Kutilang pada Rabu (14/04/2021).

Kepala Dinas Disperindag Kota Tebingtinggi, Gul Bakri Siregar MSi melalui KUPT Pasar, Erwin Sitorus SE mengatakan yang hadir dan menerima suntikan vaksin paling pertama, diikuti oleh staf dan karyawan pengelola pasar. Selanjutnya, satu persatu pedagang para pedagang yang dianggap sering kontak fisik dengan masyarakat umum.

“Program vaksinasi ini adalah program pemerintah, kami hanya memfasilitasi pelaksanaan atau penyedia tempat saja untuk pemberian vaksin kepada para pengelola dan warga pedagang pasar. Selebihnya pihak dinas kesehatan sebagai penyedia vaksin dan tenaga medis oleh Puskesmas Satria dan Puskesmas Pabatu ,” kata Erwin Sitorus.

Lanjut Erwin pula, bahwa penyuntikan Vaksin Covid-19 ini, sebagai bukti kepada masyarakat terutama bagi para pengelola dan pedagang yang ada di pasar. Bahwa Vaksin Sinovac benar-benar aman dan tidak memberikan efek samping yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Dari target 100 orang warga pasar, kata Erwin, yang lolos bisa di vaksin kurang dari target, dikarnakan punya riwayat penyakit penyerta dan hepertensi bahkan usia.

“Karenanya, disini saya kembali menghimbau kepada semua pihak khususnya masyarakat agar tidak perlu khawatir lagi tentang keamanan dan efektivitas Vaksin Covid-19 Sinovac ini,” ungkapnya.

Ia berpesan kepada masyarakat, khususnya warga pasar, untuk ikut berpartisipasi mensukseskan vaksinisasi ini guna memutus mata rantai sebaran Covid-19, dan tetap patuh dengan aturan protokol kesehatan 5M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan pakai sabun, Menghindari kerumunan dan Membatasi mobilisasi dan interaksi, jelas Erwin.

Agusman Sinaga dan James selaku Pengurus Pasar Induk mewakili pedagang mengucapkan terimakasih atas dilaksanakan vaksin tahap 1.ujar Sinaga dan James.(as)