Connect with us

Daerah

Wabup Sergai Hadiri Peluncuran TP2DD Wilayah Sumut

Published

on

Wabup Sergai H.Adlin Tambunan photo bersama dengan Gubsu Edy Ramayadhi dan para Kepala daerah Se-Sumut saat usai acara peluncuran TP2DD. (Foto/ist)

Geosiar.com,Sergai – Wakil Bupati Serdang Bedagai Adlin Umar Yusri Tambunan menghadiri peluncuran Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang diselenggarakan Bank Indonesia Wilayah Sumatera Utara. Peluncuran TP2DD ini guna memperluas transaksi digital di Sumut, khususnya transaksi Pemerintah Daerah (Pemda) di Hotel Adimulia, Jumat (9/4/2021).

Kepala Kantor Perwakilan BI Sumut, Soekowardojo menuturkan, kegiatan TP2DD merupakan bagian dari upaya BI untuk mengakselerasi perluasan elektronifikasi dan digitalisasi di daerah. Di tengah pandemi, kebijakan strategis itu diharapkan dapat memberikan kemudahan dan pelayanan kepada masyarakat serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga pada gilirannya juga mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Selain pembentukan P2DD, Pemerintah Daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota diharapkan juga dapat segera membentuk TP2DD selambat-lambatnya satu tahun setelah diterbitkannya Keppres P2DD. TP2DD ini nantinya akan bertugas untuk menyusun strategi dan arah kebijakan perluasan ETPD di masing-masing daerah serta memonitor dan mengevaluasi implementasinya,” ungkapnya.

Ia juga berharap, dengan terbentuknya TP2DD itu dapat mendorong optimalisasi pengelolaan keuangan Pemda serta menciptakan integrasi ekonomi dan keuangan digital di daerah, termasuk di Provinsi Sumut. Secara nasional, tercatat telah terbentuk sekitar 154 TP2DD di seluruh Indonesia.

“Untuk Sumut sendiri, kini telah terdapat 22 Pemda yang telah berkomitmen untuk mendukung perluasan digitalisasi daerah melalui pembentukan TP2DD. Ke depannya, kami berharap agar seluruh Pemda di Sumut telah membentuk TP2DD sehingga pengembangan serta perluasan digitalisasi di daerah akan semakin terakselerasi,” harapnya.

Ia menuturkan, selain berperan dalam mengendalikan laju inflasi, pihaknya juga memiliki tugas untuk menjaga kelancaran serta mendorong ketersediaan layanan pembayaran nontunai melalui berbagai program elektronifikasi. Salah satu program yang menjadi prioritas pengembangan saat ini adalah Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

“Program ETPD merupakan suatu upaya yang tengah kami dorong bersama dengan Pemerintah untuk mengubah transaksi pendapatan dan belanja Pemda dari cara tunai menjadi nontunai. Melalui program ini, diharapkan dapat meningkatkan potensi penerimaan serta mewujudkan tata kelola keuangan Pemda yang lebih baik melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi pembayaran digital,” katanya.

Ia menambahkan, implementasi ETPD menjadi salah satu indikator dalam roadmap pengembangan Smart City. Dimana dengan data transaksi keuangan yang terekam secara elektronik, dapat turut mendukung perumusan serta pengambilan kebijakan Pemerintah Daerah.

“Oleh karena itu, perluasan ETPD diharapkan dapat terus kita dorong bersama agar masyarakat kian terbiasa dalam memanfaatkan ketersediaan layanan pembayaran digital sehingga melahirkan Smart Citizen di Sumut. Apalagi, implementasi ETPD di Sumut sudah berjalan cukup baik. Dari sisi belanja, hampir seluruh transaksi belanja sudah dapat dilakukan secara nontunai melalui implementasi CMS dan SP2D Online yang terintegrasi.

Sementara dari sisi penerimaan, perluasan elektronifikasi masih perlu terus didorong khususnya untuk penerimaan retribusi daerah melalui pemanfaatan kanal pembayaran advanced seperti QRIS, fintech maupun e-commerce,” tutupnya.

Sementara itu Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan dengan peluncuran Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah diharapkan pemerataan transaksi digital di daerah dapat meningkat.

“Kabupaten Kota lain hingga ke daerah harus meningkat transaksi digitalnya, ini sebagai langkah agar penggunaan uang elektronik dan transaksi digital bisa meningkat,”harapnya.

Turut hadir Kepala OJK KR V Sumbagur Yusuf Ansori, Wakapolda Sumut, KPPU Sumut dan juga seluruh kepala daerah di Sumatera Utara termasuk Wakil Bupati Serdang Bedagai Adlin Umar Yusri Tambunan. (art)