Connect with us

Daerah

Pansus Covid – 19 DPRD Karo Diminta Ungkap Realisasi Dana Refocussing Dan Bansos

Published

on

saat konfirmasi kepada Ketua Pansus Covid 19 DPRD Kabupaten Karo diruangan kantor sekretariat DPRD Karo (selasa 30/3)

Tanahkaro – Geosiar – Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya terkait terbentuknya Panitia khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karo sekaitan penanganan covid – 19 dikabupaten karo yang dipertanyakan urgensinya.

Soni Husni Ginting warga kabupaten karo sangat berharap kepada pansus DPRD Karo nantinya dapat meluruskan seluruh informasi yang tidak benar ataupun yang simpang siur kebenaranya terkait penanganan dan pelaksaanaan hingga realisasi bantuan sesungguhnya sesuai dengan jumlah hak penerima manfaat yang berhak menerimanya.

Dengan terbentuknya Pansus Covid-19 yang di pimpin oleh Lusiana Sukatendel sebagai ketua, kami meminta sebagai masyarakat agar poin poin yang di bawa dalam rapat dan pembahasan oleh pansus seluruhnya tepat sasaran.

Berdasarkan informasi ada Anggaran bersumber dari dana refocusing sebesar lebih kurang Rp.28 Miliar, di tambah dana cadangan APBD Karo sebesar 2,8 miliar dan diketahui juga adanya sumbangan dari pihak ke tiga yang di terima oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Karo, semua itu kita harapkan dapat dipaparkan kepada publik.

Dan khusus untuk bantuan sosial (Bansos) penanganan covid 19 berupa uang dan pangan (sembako) kita juga mendapat data informasi bahwa setiap masyarakat penerima manfaat Bansos tersebut berdasarkan dari Data Terpadu Keluarga Sejahtera (DTKS).

Pansus Covid DPRD Karo ini juga sangat kita harapkan dapat mengungkap permasalahan terkait orang yang sudah meninggal Dunia tetapi tercatat dan tersalurkan sebagai penerima manfaat bansos dan ada juga penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT) berbentuk uang yang tercatat juga sebagai penerima Bansos pangan sembako yang doble doble dari Kementrian, Provinsi sumut, Kabupaten karo, jelas Soni.

Dra Lusiana sukatendel dari fraksi PDI Perjuangan yang juga sebahai ketua pansus covid 19 saat dikonfirmasi mengatakan pembentukan panitia khusus bersama tiga fraksi di DPRD Karo berdasarkan kesepakatan bersama yang dituangkan dalam surat keputusan ketua DPRD karo.

Didalam pansus terkait pengawasan penanganan covid – 19 dikabupaten karo untuk membahas tentang penerapan protokol kesehatan yang sangat penting serta wajib dilakukan dan juga pembahasan yang berkaitan dengan seluruh kegiatan penanganan covid – 19 dikabupaten karo.

Lanjutnya lagi, Pansus juga sudah mendapatkan seluruh daftar penerima manfaat bantuan sosial bagi seluruh warga kabupaten karo, seperti daftar penerima bantuan dengan sumber dari kementrian, APBD Provinsi sumatra utara dan APBD Kabupaten karo.

Dalam waktu dekat pansus akan melakukan sidak langsung di dinas dinas terkait untuk dapat diketahui pos pos dana refocussing itu beserta jumlah anggaranya, hingga kemana saja realisasi dari seluruh anggaran dan siapa saja yang melakukan pengelolaan dari dana refocussing tersebut.

Semua itu pasti kita bahas, jadi tunggu nanti selesai dan hasil dari kerja pansus covid – 19 ini sampai batas waktu kerja selambat lambatnya hingga 20 April 2021, pinta Lussisana saat dikonfirmasi secara langsung di sekertariat DPRD Karo, selasa (30/3)./edi surbakti