Connect with us

Politik

Gelar Reses, Dodi R Simangnsong Jemput Aspirasi Warga Door To Door

Published

on

Medan, Geosiar.com – Anggota DPRD Medan Dodi Robert Simangunsong SH menggelar reses dengan menjemput aspirasi warga dari rumah ke rumah (door to door). Pelaksanaan reses ini dilakukan guna melihat langsung, menyapa lalu menyerap aspirasi warga konstituennya.

Saat menjalankan reses masa sidang II Tahun sidang ke 2 TA 2021 dapil IV di Jl Pintu Air Gg Horas Kelurahan Sitirejo I Kecamatan Medan Kota, Minggu (21/3/2021). Dodi Robert Simangunsong banyak menerima keluhan warga terkait masih buruknya pelayanan publik dan perbaikan infrastruktur.

Sedangkan menurut Dodi, alasan memilih reses door to door untuk mematuhi protokol kesehatan yakni menghindari kerumunan massa berlama lama. Mengingat saat ini pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) masih mewabah di kota Medan.

Selain itu tambah Dodi, dengan bertemu warga langsung ke rumahnya akan tercipta hubungan kerabat yang lebih akrab. Sehingga warga akan menyampaikan aspirasinya hati ke hati. “Sangat berbeda bila kita hanya bersuara dari panggung dengan kita masuk ke rumah masing masing,” ujar Dodi asal politisi Demokrat itu.

Tampak, saat melakukan reses, Dodi berkeliling di lingkungan 12 menyapa lalu menampung keluhan warga. Saat bertemu warga, Dodi ditemani tokoh masyarakat dan berdialog terkait persoalan pelayanam umum. Usai menerima aspirasi, lalu Dodi memberikan nasi kotak, snak dan masker.

Pemberian masker sekaligus sosialisasi masalah protokol kesehatan. Dodi tetap menghimbau agar warga tetap mengikuti protokol kesehatan 3 M. “Kita anjurkan warga selalu Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak,” ujar Dodi yang saat ini di Komisi II DPRD Medan membidangi kesehatan.

Nantinya kata Dodi, aspirasi yang diterima saat reses akan disampaikan ke Pemko Medan lewat rapat paripurna DPRD Medan. Dalam rapat, aspirasi yang sudah ditabulasi diserahkan ke Walikota Medan agar ditindaklanjuti dan bahan prioritas untuk direalisasikan.

Berbagai aspirasi yang diserap Dodi seperti yang disampaikan M Simanjuntak mengeluhkan kondisi ekonomi yang merosot akibat pandemi Covid 19. Sehingga untuk biaya anak sekolah keperluan paket belajar daring sangat sulit.

Sama halnya dengan keluhan Rouli M Sirait mengeluhkan masalah bantuan sosial yang beragam dari pemerintah namun pendistribusiannya tidak tepat sasaran. Banyak jenis bantuan dari pemerintah penyalurannya jatuh kepada keluarga yang ekonomi mapan. Sementara keluarga yang benar benar miskin tidak ikut menerimanya.

Begitu juga dengan aspirasi yang disampaikan Ivana, Warga ini minta Pemko Medan agar melakukan pembinaan pelatihan khusus ketrampilan kerja. Sehingga warga mampu untuk berkarya sendiri mengingat banyaknya pengangguran kendati tamat Sarjana. “Pemko kiranya tetap membuka pelatihan kerja gratis,” ujar Ivana.

Keluhan lain disampaikan Jefri Situmorang, Ianya berharap agar pihak Kelurahan maupun Kepling berkenan memfasilitasi keluhan warga soal kerusakan tiang listrik supaya diganti di Jl Pintu Air Gg Horas Kelurahan Sitirejo 1 lingkungan 12. (lamru)