Connect with us

Sumut

Lazada Indonesia Persiapkan Penjual UMKM Hadapi Ekonomi Digital

Published

on

Medan, Geosiar.com – Lazada Indonesia terus berkomitmen mempercepat pertumbuhan ekonomi digital melalui ekosistem eCommerce dan teknologi, dengan menyelenggarakan Pesta 9emilang Seller Conference 2021 dalam persiapan ulang tahun Lazada ke-9 secara virtual.

Acara yang dapat disaksikan oleh semua penjual di platform Lazada ini, menjadi bagian dari upaya Lazada mempersiapkan penjual dari usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Lazada, menghadapi potensi peningkatan pesanan yang signifikan dalam kampanye ulang tahun Lazada mendatang.

EVP Fashion & FMCG, Lazada Indonesia, Jacopo Mor, mengatakan, dalam acara seller conference ini, sejumlah pembicara internal dan eksternal berbagi pengetahuan dan wawasan bagi penjual yang memang serius ingin menumbuhkan bisnisnya di ranah digital bersama Lazada.

“Kami memperkirakan tren ini masih akan berlangsung dan bahkan terus meningkat seiring dengan masyarakat yang semakin terbiasa dan merasakan nyamannya berbelanja secara online,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima wartawan di Medan, Rabu (10/3/2021).

Dikatakannya, tahun 2020 memang menjadi tahun yang penuh tantangan bagi setiap bisnis. Meski demikian, Lazada terus memberikan dukungan penuh kepada mitra brand dan penjual UMKM serius yang ada di platform, sehingga baik mitra brand maupun penjual UMKM masih mengalami penjualan yang bagus dan stabil, dan bahkan memperlihatkan peningkatan dalam setiap kampanye.

“Pada kampanye 11.11 tahun 2020, ada penjual yang bisa mendapatkan lebih dari 50.000 order dalam satu hari, sedangkan di kampanye 12.12, sebagian besar penjual mengalami peningkatan pesanan lebih dari 80% dibandingkan kampanye 12.12 tahun sebelumnya. Untuk itu, melalui ajang Lazada Seller Conference 2021 kali ini, kami ingin membekali penjual agar bersama-sama kita bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dari tahun sebelumnya di kampanye ulang tahun Lazada,” paparnya.

Ditambahkan Retail Service Director, GfK Indonesia, Reza Rahtomo,
yang menjadi salah satu pembicara di acara Lazada Seller Conference 2021, mengatakan, potensi pasar online untuk para penjual, khususnya penjual UMKM, masih terbuka lebar. Meski memang
pandemi yang sedang melanda dunia saat ini memang semakin mendorong terjadinya perubahan perilaku konsumen, yang dahulu lebih memilih berbelanja secara offline kini mau tidak mau beralih berbelanja secara online.
“Ini juga mendorong perkembangan pasar online, dimana menurut data GfK, 53% masyarakat Indonesia telah melakukan pembelian kebutuhan sehari-hari secara online,” ucapnya.

SVP Traffic Operations & Seller Engagement, Lazada Indonesia, Haikal Bekti Anggoro, mengatakan, Lazada Seller Conference 2021 yang bertemakan ‘#Pesta9emilang’ digelar untuk membekali para penjual UMKM di Lazada jelang kampanye ulang tahun Lazada yang akan berlangung pada 27-31 Maret 2021 mendatang. 

“Untuk pertama kalinya, kami akan menggelar kampanye selama lima hari penuh demi mengajak mitra brand, penjual UMKM serta konsumen Lazada dapat turut merayakan kemeriahan ulang tahun Lazada yang kesembilan. Kami sudah menyiapkan berbagai program dan fitur menarik yang bisa dipilih dan dimanfaatkan oleh penjual untuk meningkatkan penjualan dalam kampanye nanti. Seluruh program, fitur dan sumber daya yang kami miliki memang didedikasikan untuk para penjual, khususnya UMKM, yang memang serius ingin menumbuhkan bisnisnya bersama kami,” katanya.

Dalam riset GfK memperlihatkan terdapat lima kategori barang yang banyak dibeli oleh konsumen Indonesia selama enam bulan terakhir (periode September 2020 – Februari 2021), yaitu makanan dan minuman kemasan, fashion,  alat kebersihan rumah tangga, smart phone dan alat kecantikan.

“Di Lazada sendiri, banyak tren penjualan baru selama pandemi, dimana terdapat peningkatan penjualan produk kesehatan, yang tentu saja alami terjadi, dan juga produk-produk terkait hobi, seperti berkebun dan olahraga. Karena itu kami selalu mendorong para penjual di Lazada untuk tetap memperhatikan tren yang terjadi di masyarakat agar mereka bisa menyediakan produk-produk yang memang banyak diminati. Dan informasi seperti itu secara rutin kami informasikan kepada para penjual melalui berbagai forum seperti Lazada Club, Lazada University dan ajang Lazada Seller Conference seperti ini,” tuturnya. (lamru)