Connect with us

Daerah

Wabup Sergai : Tahun 2023 Sei Rampah Punya Wajah Baru

Published

on

Wabup Sergai H.Adlin Tambunan (tengah) memberikan sambutan saat acara sosialisasi pelebaran jalan.(Foto/ist)

Geosiar.com,Sergai – Proses pembebasan lahan bisa berjalan lancar dengan dukungan penuh dari elemen masyarkat. Pembangunan menjadi bagian dari langkah strategis yang dituangkan dalam salah satu dari lima misi yaitu meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana infrastruktur dengan pemanfaatan sumber daya yang ada di daerah, provinsi, dan mampu mewujudkan tersedianya transportasi yang serasi, dengan tingkat kebutuhan transportasi tertib, selamat, nyaman, aman, cepat, tepat, teratur, lancar, dan berkelanjutan.

Demikian disampaikan oleh Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai) H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, MSP saat acara Sosialisasi Pelebaran Jalan yang dilaksanakan di Kantor Kepala Desa Firdaus Sei Rampah,Senin (08/03/2021)

Acara ini turut pula di hadiri oleh Kadis Perhubungan M.P Naibaho, S.Sos,Kadis PUPR, Johan Sinaga,Camat Sei Rampah Nasaruddin Nst,Bhabinkamtibmas Aiptu Erwinsyah Putra,Pjs Kades Firdaus Jamhuri,Unsur Forkompimda lainnya.

Selanjutnya dikatakan Wabup pembangunan ini akan menampilkan wajah baru Sei Rampah sebagai Ibukota Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat sekaligus membangkitkan gairah ekonomi dan sektor usaha lainnya.

Jalan memiliki peranan urat nadi perekonomian daerah. Penataan jalan harus dilakukan secara terpadu. Berharap Sei Rampah memiliki wajah baru dan berdampak baik di bidang ekonomi, sosial budaya dan lainnya. Oleh karenanya, masyarakat diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menyukseskan pembangunan di Sergai ini,ucap Wabup mengakhiri

Sementara Kadis PUPR Sergai, Johan Sinaga, SE, MAP menyampaikan,dari banyaknya tahapan yang dilakukan, hingga saat ini masih berada di proses pemberitahuan kepada pihak yang berhak. Dalam hal ini masyarakat terdampak

Dijelaskan Johan,pihak Pemkab Sergai hanya sebatas mengurusi pembebasan lahan yang nantinya pengerjaan akan dilanjutkan oleh Pemerintah Pusat.

Kami dari Pemkab bertugas menyelesaikan proses pembebasan lahannya saja. Terkait ganti rugi, nominalnya akan dinilai oleh pihak konsultan. Setelah proses pembebasan lahan selesai, seluruh dokumen akan dikirim ke pusat untuk selanjutnya di anggarkan.

Pemkab dapat sesegera mungkin mengatasi pembebasan lahan dan anggaran langsung ditetapkan pusat, proses pelebaran akan dilakukan pada tahun 2022 sehingga di tahun 2023, kondisi Kota Sei Rampah sudah punya wajah baru.

Walau demikian sebut Johan,seluruh tahapan akan dilakukan terbuka sehingga masyarakat dapat mengawasi jalannya proses tahapan.(art)