Connect with us

Daerah

Korban Pertikaian Dikawasan Hutan Tahura Jalan Tembus Karo Langkat Meninggal Dunia

Published

on

korban saat dilakukan Autopsi di rumah sakit H Adan malik medan. (istimewa)

Tanahkaro – Geosiar – Kini masyarakat Tuai Pertikaian dan menjadi korban akibat dari ketidak tegasan Pemerintahan yang patut diduga sebagai bentuk Pembiaran dengan sengaja oleh pihak pihak yang berkompeten untuk menjaga dan melindungi kawasan Hutan milik Negara.

Lokasi Lahan Garapan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) tepatnya pada kawasan jalan tembus perbatasan kabupaten karo kabupaten langkat kini menimbulkan pertikaian diantara masyarakat yang diduga mengakibatkan tewasnya satu orang.

Berdasarkan informasi yang dapat dihimpun awak media terkait adanya warga yang meninggal akibat pertikaian dan penganiayaan sekaitan perebutan lahan yang diduga antara sesama penggarap di wilayah Sagan taneh jalan tembus karo langkat kawasan hutan raya Bukit Barisan kabupaten karo (1/3/2021).

Informasi yang beredar dimasyarakat warga desa kutarayat kecamatan naman teran bahwa penyebab kematian korban karena teraniaya secara bersama sama dan korban tertusuk benda yang ujungnya runcing menembus dagu korban serta tubuh korban terlihat adanya lebam lebam kehitaman.

Korban dibawa oleh kerabatnya kesalah satu rumah sakit dikabanjahe, (1/3) dan korban selanjutnya membuat laporan polisi di kantor polisi sektor simpang empat polres tanahkaro.

Serta informasi terakhir yang didapat bahwa korban (pelapor) telah menghembuskan nafas terakhir pada tanggal 3 maret 2021 dan dibawa kerumah sakit umum Haji Adam malik Medan.

Selanjutnya awak media melakukan konfirmasi terhadap pihak kepolisian sektor simpang empat Polres Tanahkaro yang membenarkan adanya Lp/166/III/2021/SU/RES.SEK.Simpang, senin 1 maret 2021 pukul 13. 00 wIb Atas nama pelapor Ali Tarigan.

Kapolsek simpang Empat AKP Ridwan Harahap melalui Aplikasi nomor selulernya menjelaskan bahwa “Perkara masih dalam tahap pemeriksaan terhadap para saksi saksi, jumat (5/3).

Dan tindakan yang sudah dilakukan dengan mengantar korban ke rumah sakit Adam malik Medan untuk dilakukan Autopsi agar mendapat hasil yang lebih akurat perihal akibat dari kematian korban, Saat ini kita msh menunggu hasil autopsi nya, jelas kapolsek./edy surbakti