Connect with us

Politik

Bobby-Aulia Janji Tidak Ada Korupsi di Kota Medan

Published

on

Medan, Geosiar.com,-Pemerintah Kota Medan yang baru saja dilantik di Kota Medan, menjadi salah satu momentum yang baik untuk kebaikan kota Medan dalam Kepemimpinan Bobby Aulia, khususnya dalam menjalankan amanah dan visi misi “Kolaborasi Medan Berkah”

Ketua GMKI Cabang Medan Meliana Gultom dengan keras menyampaikan poin penting dalam kepemimpinan Bobby-Aulia yakni,
Walikota harus berjanji tidak akan terjerat dalam kasus korupsi yang berkepanjangan sepanjang sejarah kepemimpinan yang terus terjadi, dalam tiga periode terakhir di kota Medan.


Hal ini sangat penting, karna Kota Medan menantikan wujud reformasi demokrasi birokrasi yang profesional, adaptif, berintegritas dan bersih tanpa KKN.


Bahkan kita juga menantikan perhatian Walikota Medan terhadap perbaikan Infrastruktur kota Medan, pertumbuhan ekonomi yang signifikan dalam pembangunan daerah dan serius dalam mempersiapkan mutu pendidikan di tengah pendemi sebagai potensi generasi penerus. “Kita tunggu 100 hari kerja Walikota Medan,” katanya.

GMKI dan PMKRI akan terus mengkawal pemerintah Walikota Medan yang baru sebagai mitra kritis, dan mitra strategis dalam setiap kebijakan yang diambil oleh Walikota untuk menjadikan Kota Medan lebih berintegritas, tanpa ada catatan Korupsi.

Hal senada juga ditegaskan oleh Ketua PMKRI Ceperianus Gea, bahwasanya kita berharap dalam kepemimpinan yang baru ini dapat membawa kota Medan menuju Era baru dan warna baru salah satunya yang harus membuat nyaman dan sejahtera.

Warga yang tinggal dikota ini sebagaimana kita ketahui selain birokrasi buruk, Tata ruang yang buruk, sedikit hujan langsung banjir, sampah yang merajalela dan korupsi yang merajalela.

Kota Medan juga dilanda masalah Narkoba yang meresahkan dan sebagai salah satu penyebab banyaknya kriminalisasi yang terjadi, bisa kita simpulkan selama ini Pemko Medan seakan tidak peduli akan hal ini dapat kita lihat dengan tidak adanya BNN kota medan. “Kita sebagai generasi muda resah akan situasi kota yang sedang tidak baik ini, khususnya yang sedang terjadi yakni kurang tetap sasarannya regulasi dan teknis penyelesaian masalah Covid-19, yang terus meresahkan,” kata Gea.(rel/red)