Connect with us

Olahraga

Luca Marini Dipercaya Bisa Samai Kesuksesan Rossi di MotoGP

Published

on

Valentino Rossi dan Luca Marini (foto/dok)

Geosiar.com,– Direktur Olahraga Esponsorama Racing, Ruben Xaus, memberikan komentar mengenai kiprah Luca Marini bersama timnya di MotoGP musim 2021. Xaus percaya bahwa Marini bisa sesukses sang kakak tiri, Valentino Rossi, di MotoGP, lantaran memiliki kecerdasan yang luar biasa.

Sebagaimana diketahui, Marini memang dipastikan bakal tampil di MotoGP musim depan. Hal tersebut terjadi setelah Marini resmi bergabung dengan Tim Reale Avintia Ducati sebagai pembalap mereka menggantikan peran Esteve Rabat.

Bersama Tim Reale Avintia Ducati, Marini bakal kembali bertandem dengan rival di Moto2 musim ini, yakni Enea Bastianini. Meski begitu, Marini nyatanya bakal tetap berada di bawah naungan Sky Racing VR46, yang mana hal itu bakal membuat kondisi berbeda dengan Bastianini.

Kabar ini pun menjadi akhir dari segala spekulasi mengenai masa depan Marini sebagai pembalap profesional. Pasalnya Marini sendiri sempat diisukan bakal bergabung dengan tim MotoGP lainnya, Aprilia Gresini. Bahkan ada juga menyebutkan Marini bakal tetap bertahan di Moto2 pada musim depan.

Keputusan Marini naik ke kelas MotoGP di musim ini memang memunculkan berbagai reaksi. Terdapat yang mendukung, namun tidak sedikit yang menaruh keraguan terhadap kiprah Marini di MotoGP musim ini.

Xaus pun lantas memberikan prediksi mengenai perjalanan karier Marini bersama Tim Esponsorama Racing di MotoGP 2021. Xaus percaya bahwa Marini bisa menyamai kesuksesan Rossi sebagai pembalap MotoGP. Pasalnya bagi Xaus, Marini adalah pembalap yang sangat cerdas

Luca sangat layak ke MotoGP. Ia adalah pembalap yang selalu menganalisa segalanya dan saya suka ini. Saya merasa bahwa ia mewarisi banyak hal dari kakaknya (Rossi), meski mungkin ia belum menyadarinya,” jelas Xaus, seperti dirangkum dari Tuttomotoriweb, Jumat (26/2/2021).

“Selain itu, fisiknya baik untuk era modern MotoGP, dan apabila Luca memang mampu memahami cara kerja ban, ini bakal benar-benar menjadi rahasia terbesarnya,” sambung pria berkebangsaan Spanyol tersebut.

“Tugas kami adalah membawa tim kami melaju, dan pada kejuaraan dunia musim ini kami mempunyai peluang untuk melakukannya dengan dua pembalap muda dan cepat, serta terbaik di Moto2 tahun lalu.”

“Meski pengalamannya masih sangat sedikit, mereka pasti bakal berkembang. Mereka pasti saling bantu, mereka cerdas, dan kami bisa jadi tim yang sangat kuat,” tuntas Xaus.(oz/red)