Connect with us

Politik

Kudeta Demokrat, AHY : Kita Harus Lawan Para Penghianat Itu

Published

on

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) .(foto/dok)

Jakarta, Geosiar.com,- Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY meyakini tak ada pengkhianat di jajaran pengurus pusat dan daerah dalam gerakan untuk menggulirkan Kongres Luar Biasa Demokrat beberapa waktu lalu. Ia pun mengajak seluruh kadernya untuk tidak menodai partai dengan para pengkhianat.

“Pengkhianat tak akan bisa diterima di organisasi mana pun,” kata AHY dalam salinan pesannya kepada para pengurus daerah, dikutip Kamis, 18 Februari 2021.

Namun kata dia, hal itu saja tak cukup untuk membuat Partai Demokrat kembali bangkit dan besar. “Maka selain tidak menjadi pengkhianat, kita juga harus melawan para pengkhianat-pengkhianat itu,” kata AHY. “Mari kita lawan, cegah, tangkal, dan hadapi para pelaku GPK-PD dengan keberanian seorang patriot.”

Politikus berusia 42 tahun itu menjelaskan kabar Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono merestui dan memberikan dukungan kongres luar biasa tidak benar. Ia mengatakan kabar ini disiarkan oleh para pelaku gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD).

“Kini mereka menyiarkan berita bohong bahwa Pak SBY selaku Ketua MTP merestui gerakan mereka,” ujarnya.

Menurut AHY, klaim ini muncul setelah para pelaku membaca Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga yang telah disahkan Kementerian Hukum dan HAM. AD/ART termutakhir itu mengatur bahwa pelaksanaan kongres luar biasa harus mendapatkan persetujuan ketua MTP.

“Itu tidak benar. Hoaks dan fitnah. Bapak SBY berada di belakang kita semua, para pemilik suara yang sah,” kata AHY.

AHY mengatakan SBY mendukung penuh kepemimpinannya dan kepengurusan Partai Demokrat sesuai hasil kongres 15 Maret 2020. SBY, kata dia, juga telah menulis surat kepada para ketua DPD, DPC, dan seluruh kader Demokrat pada 5 Januari 2021 untuk menegaskan hal itu.

“Dalam surat itu, beliau juga mengingatkan untuk tidak adanya matahari kembar dalam kepemimpinan Partai Demokrat,” ujar putra sulung SBY ini, tanpa menjelaskan yang dimaksud matahari kembar.

SBY, lanjut AHY, sudah menitipkan pesan agar Demokrat kuat dan solid menghadapi gerakan pengambilalihan kepemimpinan Demokrat. SBY disebutnya meyakini yang kuat dan solid akan menang.(tmp/red)