Connect with us

Sumut

Balai Karantina Pertanian Belawan Ajak GPEI Sumut Sinergi Adanya “Mall Ekspor”

Published

on

Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Belawan Hasrul, S.P.,M.P. diabadikan bersama Ketua GPEI Sumut Drs Hendrik H Sitompul MM didampingi Wakil Ketua GPEI Sumut Condrad A Naibaho SE, Job Purba dan Badan Hukum Donsisko Perangin angin SH, saat menerima Majalah Eksport News. (Foto/geosiar)

Medan, Geosiar.com – Balai Karantina Pertanian Belawan sangat suka dan mendukung rencana Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sumut, untuk membuka Sekolah Ekspor dan merancang Market Place Digital. Bahkan siap untuk menjadi mentor.

“Karena menurut saya Sekolah Ekspor itu sangat penting, karena kita juga akan membuka Mall Ekspor,” tegas Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Belawan Hasrul, S.P.,M.P. saat menerima kunjungan GPEI Sumut yang dipimpin Ketua GPEI Sumut Drs Hendrik H Sitompul MM didampingi Wakil Ketua GPEI Sumut Condrad A Naibaho SE, Job Purba, Badan Hukum Donsisko Perangin angin SH dan Staff Egi Simarmata, akhir pekan kemarin.

Karantina Pertanian lanjut Hasrul, membangun sebuah Mall Ekspor, untuk memberikan gambaran secara jelas ketika sebuah negara mempertanyakan bagaimana proses starting. Untuk itu, diharapkan adanya sinergitas dengan GPEI Sumut untuk menggali potensi ekspor di Sumut

“Supaya tidak lagi di cek ke gudang, karna setiap di cek ke gudang pasti bermasalah karna terbatas dengan permodalan. Sehingga mereka tidak bisa lagi melakukan upaya perbaikan modal,” tambah Hasrul.

Lebih jauh kata Hasrul, Mall ekspor itu nanti akan dibangun di pelabuhan belawan. “Mungkin akhir tahun ini akan selesai, ada namanya aplikasi ekspor, semua komunitas yang ada di sumatera utara masuk daftar di aplikasi tersebut,” tegasnya.

Yang menentukan harganya kata Hasrul, adalah kabupaten kota, kemudian di update tiap minggu. “Jadi kita mengkomunikasikan dan menyiapkan media,” kata Hasrul.

Sebelumnya, Ketua Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sumatera Utara (Sumut) Drs Hendrik H Sitompul MM mengajak untuk bersinergi dengan Balai Besar Karantina Pertanian Belawan, untuk menggali potensi ekspor di Sumut.

Dijelaskan, program awal tahun 2021 GPEI Sumut, untuk membuka Sekolah Ekspor dan merancang Market Place Digital. Tentu untuk mempromosikan produk-produk barang ekspor yang ada di Sumut. Hal itu tentu sangat berhubungan dan sinergi dengan rencana Balai Besar Karantina Pertanian Belawan untuk membuka Mall Ekspor.

“Para eksportir harus didampingi supaya ada gairah yang mereka ekspor. Karena Perusahaan ekspor itu ada 2 tipe, yaitu hanya jasa perusahaan dan satu lagi pemilik barang. Para pemilik barang tidak berkembang karena perusahaan jasa ekspor tidak pernah memikiri pemilik barang. Para pemilik barang harus didorong supaya mereka bisa mandiri melakukan ekspor sendiri,” pungkas Hendrik. (red)