Connect with us

Sumut

Situasi Covid 19, PMPHI Ajak Semua Menahan Diri

Published

on

Korwil Pusat PMPHI Drs Gandi Parapat. (Foto/ist)

Medan, Geosiar.com,- Kordinator Wilayah (Korwil) Pusat Monitoring Politik Hukum Indonesia (PMPHI) Drs Gandi Parapat mengatakan, saat ini kadang kita tidak sadar membuat perasaan orang disekitar kita tersinggung, langsung melaporkan karena harga diri.

*Dulu sebelum jaman elektronik, masih bisa saling memaafkan bukan harus mempidanakan biar jera,” kata Gandi kepada wartawan di Medan, Jumat (29/1/2021).

Dalam situasi politik dan situasi Covid 19 saat ini, lanjut Gandi, sangat diharapkan agar semua bisa menahan diri dan memaklumi serta memaafkan sesama. “Padahal didalam ajaran Agama kita harus saling memaafkan. Kenapa disaat ini kita ingin pembenaran, gampang tersinggung dan membalasnya agar jera, padahal kita harus bersatu melawan Covid 19 musuh bersama,” tegas Gandi.

Tapi disaat kita berhadapan dengan musuh bersama kata Gandi, saat ini juga diantara kita saling mencari keunggulan dan mengadukan orang yang kita anggap menghina.

“Kami tidak menuduh tapi marilah kita saling instropeksi bagaimana saling menghormati, saling mengasihi, tidak perlu kita mempidanakan karena tersinggung dibuat saudara kita. Situasi Covid ini sangat berbahaya sudah banyak yang meninggal. Pemerintah kelihatan berupaya keras agar kita yang tinggal ini tidak terkena Covid,” kata Gandi.

Untuk itu, Gandi berharap dan memohon kepada segenap lapisan masayarakat, jangan cepat emosi dan membalaskan ketersinggungan dengan mengadukan Pidana agar jera. “Dalam situasi yang penuh tantangan ini, semakin banyak cobaan, terutama Covid 19, Ekonomi, Politik. Marilah kita hadapi cobaan cobaan itu dengan penuh persaudaraan dan memaafkan yang membuat ketersinggungan perasaan kita pribadi ataupun kelompok,” tambah Gandi.

Begitupun lanjut Gandi, kalau ada persoalan pribadi antar pribadi tidak perlu yang lain menarik narik persoalan itu ke kelompok itu, dengan kelompok yang lain. “Mari semua persoalan kita selesaikan dengan penuh kekeluargaan dan saling mengasihi.,” pungkas Gandi. (rel/red)