Connect with us

Politik

Fraksi PKS DPRD Medan Minta Pelantikan Akhyar Nasution Berjalan Semestinya

Published

on

Medan, Geosiar.com – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan interupsi saat rapat paripurna pengusulan Akhyar Nasution menjadi Walikota Medan defenitip sisa jabatan 2016-2021. Melalui Ketua Fraksi PKS Rudiyanto Simangussong berharap dan memastikan proses pengusulan benar-benar berjalan dengan baik.

Menurut Ketua Fraksi PKS DPRD Medan Rudiyanto Simangunsong S.Pd saat menyampaikan interupsi dalam Rapat Paripurna tentang Pengusulan Pemberhentian Dzulmi Eldin sebagai Walikota Medan dan Pengusulan Pengangkatan Ir. H. Akhyar Nasution sebagai Walikota Medan, di ruang rapat Paripurna DPRD Medan, Selasa (26/01/2021).

“Kami (Fraksi PKS-red) mengapresiasi Gubernur Sumatera Utara Bapak Edi Rahmayadi yang sudah memproses langkah ini dengan baik. Kami juga mengapresiasi Ketua DPRD yang juga sudah melakukan proses ini dengan baik. Kita juga berharap proses selanjutnya bisa dilaksanakan dengan baik, ” tegas Rudiyanto.

Dalam proses selanjutnya, Fraksi PKS ingin memastikan proses ini berjalan dengan sebagaimana mestinya supaya menjadi sejarah yang baik bagi masyarakat, bahwa DPRD Medan secara institusi sudah melaksanakan proses ini sesuai mekanisme.

“Kita ingin ini menjadi sejarah yang baik bagi Kota Medan. Dan masyarakat juga ingin memastikan proses ini berjalan dengan baik, ” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Medan Hasyim SE menyampaikan pihaknya akan segera menyampaikan hasil keputusan rapat ini ke Gubernur selanjutnya ke Mendagri. “SK ini segara kami sampaikan ke Mendagri melalui Gubernur, ” ucapnya.

Proses Tiga Bulan

Terpisah, Plt. Walikota Medan Ir. H. Akhyar Nasution menyampaikan bahwa proses pengajuan pendefinitifan dirinya tiga bulan tidak berjanji.

“Prosesnya, tiga bulan tidak berjalan. Saya Positif Thinking aja, saya juga tidak tahu apa motivasinya, ” ucap Akhyar.

Akhyar berharap prosesnya lancar, dan dirinya juga memastikan menjadi pejabat Walikota tersingkat di Indonesia.

“Ada waktu tiga minggu lagi masa jabatan, dengan proses ini maka dipastikan saya menjadi pejabat tersingkat di Indonesia, ” katanya. (lamru)