Connect with us

Selebritis

Ada Waktunya Kelak Gisel Jelaskan Kasus Video ke Anak

Published

on

Jakarta, Geosiar.com – Entah sampai kapan Gisella Anastasia harus menjalani wajib lapor terkait kasus video seksnya. Seminggu dua kali harus ke kantor polisi, Gisel tak cerita pada sang anak.
Atas alasan kemanusiaan, Gisel tak ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor oleh polisi. Gisel mengatakan setiap datang ke kantor polisi, dirinya memastikan sang anak tak tahu.

“Nggak (tahu). Iya Gempi nantilah,” kata Gisella Anastasia usai menjalani wajib lapor di Polda Metro Jaya, Kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (18/1/2021).

Dalam kesempatan itu, Gisel menjelaskan ada waktunya nanti dia akan memberikan penjelasan pada Gempita. Untuk saat ini, Gisel merasa belum waktunya Gempita tahu apa yang terjadi pada dirinya.


“Kalau ada masanya, kalau sudah diizinin. Pasti akan menjelaskan ke anak,” tutur Gisel.

Gisella Anastasia mengaku Gempita tak pernah menyaksikan tayangan yang menampilkan pembahasan tentang kasusnya itu. Sebagai ibu, Gisel sudah menentukan dan menjaga konten tontonan tersendiri untuk dikonsumsi oleh Gempita.

“Nggak sih, Gempi nontonnya yang itu-itu saja TV yang berlangganan itu. Kalau yang gini-gini masih aman sih dan ditemenin juga,” pungkasnya.

Gempita sendiri menjadi salah satu anak artis yang sudah memiliki popularitas. Gisel sadar kelak nanti, Gempita akan tahu apa yang pernah terjadi dan dialami oleh keluarganya.

Tapi, untuk saat ini Gisel sangat menjaga Gempita agar tidak tahu soal kasus yang tengah membelitnya. Gisel merasa ini adalah proses yang harus dia pertanggungjawabkan.

Gisel sampai sekarang masih sangat beruntung karena tetap bisa mendampingi Gempita. Oleh karena itu dia tak masalah mengorbankan waktunya untuk menjalani wajib lapor.


“Nggak apa-apalah bersyukurlah bisa pulang bermain dengan Gempi, sama sekali nggak apa-apa,” ungkap Gisel.

Gisel juga terus fokus untuk membuat bahagia anak semata wayangnya itu. Akhir pekan kemarin, Gisel dan Gading Marten kompak merayakan ulang tahun Gempita yang ke-6. (dtk/red)