Connect with us

Daerah

4 Orang Pegawai PN Sei Rampah Terkonfirmasi Covid-19, PN Sei Rampah Hentikan Layanan Sementara

Published

on

Kantor PN Sei Rampah. (Foto/ist)

Geosiar.com,Sergai – Tiga orang pegawai Pengadilan Negeri (PN) SEI Rampah,terkonfirmasi Covid – 19,Ketiganya terkonfirmasi setelah Satgas Covid-19 PN Sei Rampah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), melakukan pemeriksaan Swab PCR, terhadap aparatur PN Sei Rampah, pada tanggal 28 Desember 2020 yang lalu,sehingga Pengadilan Negeri (PN) Sei Rampah, terpaksa hentikan layanan sementara waktu.

Namun sebelumnya, 1 orang pegawai telah dinyatakan positif Covid-19, sehingga jumlah aparatur PN Sei Rampah yang positif Covid-19 sebanyak 4 orang.

Keempatnya telah melakukan isolasi mandiri dan telah diberikan obat-obatan penunjang, mengingat keempatnya termasuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

Menindaklanjuti hal tersebut, Ketua PN Sei Rampah, Rio Barten, T.H, SH, MH, telah menerbitkan Surat Keputusan Ketua PN Sei Rampah, Nomor: 10/KPN/SK/I/2021, tanggal 6 Januari 2021 yang pada pokoknya, menyatakan operasional perkantoran dan layanan pengadilan dihentikan sementara, kecuali pelayanan yang bersifat mendesak dan tidak bisa ditunda, seperti pemohonan dan izin penyitaan dan penggeledahan, permohonan perpanjangan penahanan, permohonan upaya hukum; penerimaan surat masuk, dan permohonan surat keterangan, tentang tidak pernah dipidana.

Terhadap jenis pelayanan tersebut, dapat diajukan melalui Whatsapp dengan nomor, Sri Devi Stefani Sinurat (0822 7799 5474), Feby Rizki Aulia Lubis (0823 1400 5893).

Terhadap keterbatasan layanan tersebut, PN Sei Rampah, melalui Humas, Ferdian SH MH, Kamis (7/1/2021), memohon maaf kepada masyarakat agar dimaklumi bersama.

Terhadap aparatur PN Sei Rampah lainnya, diwajibkan untuk melakukan pekerjaan dari rumah (Work From Home) dan diwajibkan mengisi absensi kehadiran secara online, melalui aplikasi SIKEP Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Dilarang melakukan kegiatan bepergian antar kota serta menjalankan protokol kesehatan secara tertib, katanya.

Penghentian operasional perkantoran dan layanan pengadilan ini dilakukan secara terpaksa, demi keselamatan aparatur PN Sei Rampah, keluarganya, serta masyarakat pengguna layanan pengadilan, ujarnya.

Saat dikonfirmasi, Ketua PN Sei Rampah, Rio Barten, T.H, SH, MH mengatakan “Kami sangat menyayangkan, tidak bisa menjalankan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dalam situasi ini. Langkah penghentian operasional perkantoran dan layanan pengadilan terpaksa dilakukan, demi keselamatan aparatur Pengadilan Negeri Sei Rampah, beserta keluarganya dan masyarakat pengguna layanan pengadilan, sebagaimana Adagium Salus Populi Suprema Lex Esto (Marcus Tullius Cicero, 106-43 SM), Keselamatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi”.

“Kami memohon maaf atas hambatan terhadap pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memohon doa dan dukungan agar keempat rekan kami segera diberikan kesehatan dan kami dapat memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 dan dapat kembali memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” pungkas Barten.(art)