Connect with us

Dunia

Italia Deteksi Pasien Corona dengan Varian Baru Covid-19

Published

on

Geosiar.com, Jakarta – Italia telah mendeteksi seorang pasien yang terinfeksi varian baru Covid-19 yang juga ditemukan di Inggris, kata kementerian kesehatan Italia pada Minggu.

Pasien dan rekannya kembali dari Inggris dalam beberapa hari terakhir dalam penerbangan yang mendarat di bandara Fiumicino Roma dan sekarang dalam isolasi, kata kementerian tersebut, dikutip dari Reuters, 21 Desember 2020.

Negara-negara tetangga Inggris di Eropa mulai menutup pintu mereka untuk pelancong dari Inggris pada hari Minggu di tengah kekhawatiran tentang penyebaran strain jenis baru virus corona, yang menular lebih cepat dan menyebabkan kasus melonjak di sana.

Jerman, Italia, dan Belanda memerintahkan penangguhan penerbangan dari Inggris, sementara Irlandia mengatakan akan memberlakukan pembatasan penerbangan dan feri dari tetangganya.

Belgia mengatakan akan menutup perbatasan akses via penerbangan dan kereta api, termasuk layanan kereta antarnegara Eurostar, yang datang dari Inggris.

“Varian COVID yang baru-baru ini ditemukan di London mengkhawatirkan dan perlu diselidiki oleh para ilmuwan kami,” kata Menteri Kesehatan Italia Roberto Speranza.

Prancis mengatakan akan melarang semua orang yang datang dari Inggris selama 48 jam mulai Minggu malam, termasuk operator barang, baik melalui jalan darat, udara, laut atau kereta api. Pelabuhan Dover di Inggris mengatakan terminal feri ditutup.

Bulgaria akan menangguhkan penerbangan ke dan dari Inggris pada tengah malam hingga 31 Januari.

Sky News melaporkan, Turki, Austria, dan Republik Ceko juga memberlakukan langkah-langkah baru terhadap penerbangan Inggris, dengan Praha mengumumkan bahwa orang-orang yang tiba di negara itu telah menghabiskan setidaknya 24 jam di wilayah Inggris sekarang perlu mengisolasi diri.

Perdana Menteri Boris Johnson akan memimpin pertemuan tanggap darurat Cabinet Office Briefing Rooms (COBRA/COBR) pada hari Senin untuk membahas perjalanan internasional, khususnya aliran barang masuk dan keluar dari Inggris, kata juru bicara kantornya pada hari Minggu.

“Perdana menteri akan memimpin pertemuan COBRA (tanggap darurat) besok untuk membahas situasi terkait perjalanan internasional, khususnya arus pengiriman barang yang stabil ke dan dari Inggris. Pertemuan selanjutnya akan berlangsung malam ini dan besok pagi untuk memastikan adanya rencana yang kuat,” kata juru bicara Boris Johnson.

Menteri Transportasi Grant Shapps mendesak warga Inggris, terutama pengangkut barang, untuk tidak melakukan perjalanan ke pelabuhan di Kent di Inggris selatan.

Pembatasan perjalanan datang pada saat yang sulit bagi banyak perusahaan Inggris, yang terlibat dalam penimbunan barang di menit-menit terakhir Brexit sebelum 31 Desember, ketika periode transisi status quo dengan Uni Eropa berakhir dan peraturan bea cukai baru mulai berlaku.(tmp/red)