Connect with us

Olahraga

Jelang Tur Thailand, Libur Akhir Tahun Ganda Campuran Dipangkas

Published

on

Jakarta, Geosiar.com – Persiapan menuju tur Thailand 2021 membuat Praveen Jordan dkk tidak mendapat libur panjang pada Natal dan Tahun Baru. Hanya ada libur pada hari-H.


Pelatih ganda campuran Richard Mainaky menyebut waktu persiapan yang mepet dengan keberangkatan ke Thailand membuatnya memutuskan demikian. Ganda campuran akan tampil di YONEX Thailand Open (Super 1000) pada 12-17 Januari 2021, TOYOTA Thailand Open (Super 1000) pada 19-24 Januari 2021, dan puncaknya di HSBC BWF World Tour Final 2020 pada 27- 31 Januari 2021.

“Memang biasanya kalau akhir tahun kan libur panjang karena pertandingan dimulai baru pertengahan Januari atau Februari. Tapi sekarang karena banyak menumpuk pertandingan jadi dijadwalkan di depan (awal bulan) jadi kami sedikit mengubahnya,” kata Richard kepada detikSport, Selasa (1/12/2020).


“Jadi nanti anak-anak cuma dapat jatah libur sehari untuk Natal dan sehari pada saat tahun baru, dan mungkin yang tidak merayakan tidak libur sama sekali malah,” ujarnya.

Kakak kandung Rexy Mainaky ini juga mengatakan, kebijakan itu sudah mendapat kesepakatan dari para pemainnya dan tim demisioner, Alex Tirta, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Harian PBSI. Setidaknya, sepekan kemarin atlet sudah libur panjang dan diperbolehkan pulang ke rumahnya masing-masing.

“Sudah (disetujui). Kami sudah ajukan kebijakan ini kepada Pak Alex dan beliau mendukung karena memang waktunya sudah mepet sekali, 4 Januari kami sudah harus terbang ke Thailand dan ada karantina,” dia mengungkapkan.


“Anak-anak juga sepakat cuma nanti pada prakteknya kami tak tahu. Sebab, aturan PBSI kalau sudah keluar (dari Cipayung) masuk harus swab lagi. Nah, ini sedang kami pelajari lagi, apa perlu keluar atau bagaimana (saat hari libur tersebut) karena swab itu perlu waktu lagi.”

“Tapi kalau bisa berjalan lancar, saya kira bisa berjalan maksimal di Thailand, tapi kalau ada kendala dikit agak repot juga penampilan mereka nanti,” ujarnya.(dtk/red)