Connect with us

Dunia

BPOM AS Akan Izinkan Penggunaan Vaksin Covid-19 Pfizer dan Moderna Sebelum Natal

Published

on


Geosiar.com – Vaksin Covid-19 dari Pfizer dan Moderna akan mendapat perizinan dan distribusi di AS dalam beberapa minggu atau sebelum Natal, kata Menteri Layanan Kemanusiaan dan Kesehatan AS Alex Azar pada Rabu.

Negara bagian dan teritori AS bersiap untuk mulai mendistribusikan vaksin dalam waktu 24 jam setelah menerima otorisasi pengaturan, kata para pejabat seperti dilaporkan Reuters, 19 November 2020,

Mereka mengatakan persyaratan penyimpanan dingin yang kompleks tidak akan menjadi penghalang bagi semua orang Amerika untuk dapat mengakses vaksin.

“Kami sekarang memiliki dua vaksin yang aman dan sangat efektif yang dapat disahkan oleh Food and Drug Administration (FDA) dan siap didistribusikan dalam beberapa minggu,” kata Azar dalam pengarahannya tentang program Operasi Warp Speed, operasi pemerintah untuk vaksin dan perawatan Covid-19.

Senada dengan Menkes Azar, Kepala Eksekutif BioNTech Ugur Sahin juga mengatakan kepada Reuters TV bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) dapat mengabulkan penggunaan darurat pada pertengahan Desember. Persetujuan bersyarat di Uni Eropa dapat diperoleh pada paruh kedua Desember, katanya.

“Jika semua berjalan lancar saya dapat membayangkan bahwa kami mendapatkan persetujuan pada paruh kedua bulan Desember dan mulai mengirimkan sebelum Natal, tetapi hanya jika semuanya berjalan positif,” papar Sahin.

Sekitar 40 juta dosis dari dua vaksin, yang keduanya membutuhkan dua suntikan sekitar empat minggu, akan tersedia pada akhir tahun ini, kata para pejabat. Perusahaan akan mampu memproduksi lebih dari 40 juta dosis sebulan untuk orang Amerika setiap bulan setelahnya, kata mereka.

Vaksin Moderna kemungkinan akan diotorisasi dalam waktu tujuh hingga 10 hari setelah Pfizer menerima izin penggunaan darurat (EUA). Persetujuan formal penuh kemungkinan akan mengikuti EUA sekitar tiga bulan.

Selain itu, pejabat AS mengatakan dua vaksin lagi kemungkinan akan memiliki data awal yang siap dalam beberapa minggu mendatang.

Kepala program vaksin Covid-19 AS Moncef Slaoui mengatakan tidak akan ada batasan tentang siapa yang mendapat vaksin apa. Pejabat pemerintah dan perusahaan swasta siap mendistribusikan vaksin, yang keduanya memiliki tingkat kemanjuran sekitar 95% dalam uji coba besar tahap akhir, ke seluruh bagian negara, ujar Slaoui.

Sebagian besar distribusi vaksin Covid-19 akan diawasi oleh tim yang akan ditempatkan oleh Presiden terpilih Joe Biden, yang akan mulai menjabat pada 20 Januari.(tmp/red)

Advertisement