Connect with us

Selebritis

Kebahagiaan Rey Utami Usai Bebas

Published

on

Rey Utami. (dok)

Jakarta, Geosiar.com- Perkara kasus ikan asin yang berjalan sejak 2019 kembali mencuri perhatian publik. Kali ini perihal kebebasan Rey Utami yang merupakan salah satu terpidana dari kasus yang dilaporkan Fairuz A Rafiq itu.
Rey Utami memang dinyatakan lebih dulu akan bebas saat sidang putusan hakim ketua beberapa bulan lalu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Rey Utami dinyatakan bebas sejak Minggu, 8 November 2020.

Kebebasan Rey Utami disambut oleh anaknya yang masih balita. Rey mengaku sangat bahagia sudah dapat kembali bertemu anaknya itu.


“Ya alhamdulillah bersyukur bahagia melepas kerinduan yang terdalam, setelah satu tahun empat bulan jauh dari anak,” ujar Rey Utami saat ditemui di Gedung Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Senin (16/11/2020).

“Pas ketemu itu adalah anugerah terindah, sangat bersyukur,” tuturnya lagi.

Dijelaskan Rey Utami, di hari pertama kebebasannya ia langsung bermain dengan anaknya itu. Hal-hal seperti bermain hingga tidur bersama anak-anaknya menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu.

Setelah lama tak bertemu anaknya, Rey Utami mengaku khawatir jika wajahnya tak lagi dikenal. Namun anaknya kini tetap mengenali wajah Rey Utami.


“Ketemu anak udah, main sama anak, tidur sama anak, karena itu yang paling dikangenin,” ujarnya lagi.

“Apalagi tidur sama anak, sambil bilang ‘ini mami loh’, supaya inget karena kan selama di tahanan selalu minta kirimin foto supaya nggak lupa. Jadi kangen banget dan untungnya alhamdulilah dia masih kenal maminya,” sambungnya.

Setelah beberapa lama tak bertemu anak, tentunya rasa khawatir timbul dari diri Rey Utami. Ia kerap menanyakan kabar anaknya.


Dijelaskan Rey, selama ia mendekam di rutan, anaknya tak kerap menangis atau rewel. Ia kerap dibantu oleh pengasuh anaknya saat berada di rutan.

“Awal-awalnya rewel kan ada mbak juga yang bantuin di rumah jadi dia nggak merasa sendiri,” ungkapnya.

Selain bertemu dengan anaknya, Rey Utami juga turut bertemu dengan keluarganya. Rey dipuji memiliki tubuh yang gemuk setelah bebas dari masa hukumannya.

Diakui Rey ia selama menjalani masa hukumannya sempat merasa psikisnya terganggu. Namun hal itu kian sirna karena ia merasa dekat dengan yang Tuhan.

“Ya keluarga juga dateng, temu kangen lah. Kata mereka saya sehat gemukan,” ungkapnya.

“Di dalam kan psikis terganggu dari pada melakukan yang tidak-tidak jadi yaudahlah ikhlas, kalau kita galau lari aja ke ngaji atau makan, jadinya naik berat badannya,” tutup Rey.(dtk/red)

Advertisement