Connect with us

Sumut

Peringati Sumpah Pemuda, PMKRI Medan Ajak Pemuda Sumut Bangkit Kembali

Published

on

Medan, Geosiar.com — Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (DPC PMKRI Cab.Medan) St.Bonaventura lakukan Ziarah ke makam Pahlawan Bukit Barisan, sebagai bentuk penghormatan PMKRI Cab.Medan terhadap para pendahulu yang berjasa atas kemerdekan Indonesia, pada Rabu, 28 Oktober 2020.


Press Relise yang diterima Redaksi Geosiar.com, Kamis (29/10/2020), Ketua Presidium PMKRI Cab.Medan Ceperianus menjelaskan, kegiatan ini merupakan ziarah kemakam pahlawan dengan serangkain kegiatan sambil mengikrarkan kembali sumpah pemuda yang menjadi hal fundamental pemersatu tokoh pemuda maupun kelompok pemuda yang berbeda latar belakang, yang di Ikrarkan pertama kali pada tanggal 28 oktober 1928.


“Pemuda harus mampu menjadi pelopor perubahan Bangsa menuju arah yang lebih baik, apalagi negeri kita saat ini sedang tidak baik baik saja, ada pandemi yang masih belum terselesaikan oleh pemerintah. saya mengajak seluruh pemuda di Sumatera Utara untuk sama-sama bergandegan tangan bangkit melawan pandemi yang mengakibatkan keterpurukan perekonomian bangsa ini” sambung Ceperianus Gea.


Presidium Pengembangan Organisasi, Martua Fransiskus Pasaribu mengatakan PMKRI merupakan organisasi pemuda yang berbasis mahasiswa di Sumatera Utara, hal ini penting untuk tetap di gaungkan dalam hati setiap kader kader PMKRI, agar tetap menjadi kader kader yang kritis terhadap Pemerintah yang tidak berpihak terhadap Kepentingan rakyat dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia sebagaimana mestinya Ikrar para pendahulu yang tertuang di dalam Sumpah Pemuda.


“Pemuda itu harus kritis namun harus tetap menjaga kesatuan bangsa ini. pemuda kehilangan semangat yang di warisi para pendahulu kita, pemuda harus mampu kembali mengambil bagian dalam lembar sejarah panjang bangsa ini seperti yang telah di lakukan para pendahulu kita, saya berharap di Ke-92 kali nya ini kita memperingati Hari Sumpah Pemuda menjadi langkah awal pemuda untuk bangkit dan menjadi garda terdepan rakyat dalam membela hak hak rakyat, ” tutup Martua Fransiskus Pasaribu.(rel/red)

Advertisement