Connect with us

Politik

Terkait Pilkada Medan, PMPHI : Bobby – Aulia Segera Siapkan Jas dan Sepatu untuk Pelantikan

Published

on

Korwil PMPHI Sumut Drs Gandi Parapat.(foto/ist)

Medan, Geosiar.com – Kordinator Wilayah (Korwil) Pusat Monitoring Politik Hukum Indonesia (PMPHI) Sumut Drs Gandi Parapat menilai, Pilkada Medan yang diikuti pasangan Bobby-Aulia dan Akhyar-Salman saat ini sedang hangat dibicarakan dikalangan pelaku politik, bukan semata mata karena tampilnya kandidat dari kelompok milenial yakni Bobby Nasution yang merupakan anak dari salah satu tokoh populer di kota Medan, tetapi juga menantu dari orang nomor 1 di Indonesia.

“Selamat, Bobby-Aulia, agar segera Siapkan Jas dan Sepatu untuk Pelantikan, hasil PILKADA Medan 2020, Bobby dan Aulia diminta segera menjahit Jas dan mengukur sepatu untuk pelantikan,” kata Gandi Parapat kepada wartawan di Medan, Senin (19/10/2020)

Lebih lanjut Gandi menyatakan, berdasarkan Kajian hasil Survey, Pemetaan dan Analisa PMPHI SU. PILKADA Medan akan minim peminat dari masyarakat umum, meskipun menarik dari sisi politik. Diprediksi masyarakat yang akan menyalurkan suaranya tidak akan lebih dari 35 persen. Hal tersebut, selain dikarenakan kondisi pandemi Covid 19, Pilkada tidak dianggap menarik oleh masyarakat khususnya di kelas menengah ke bawah karena minimnya pembagian logistik dan kempanye dialogis dengan masyarakat.

“Berdasarkan kesimpulan PMPHI SU, apabila Pilkada Medan dilaksanakan saat ini atau pun pada 9 Desember 2020, diperkirakan paslon Bobby-Aulia akan memenangi kontestasi tersebut,” tegas Gandi.

Saat ini lanjut Gandi, paslon Bobby-Aulia hanya perlu memelihara dan menjaga dukungan masyarakat sampai selesai pelaksanaan Pilkada. Dengan keyakinan tersebut, PMPHI SU dapat menyarankan Bobby-Aulia untuk menjahit Jas dan mengukur Sepatu untuk persiapan pelantikan sebagai Walkot dan Wakil Walkot.

Gandi lebih lanjut menyatakan, Bobby-Aulia diprediksi akan menguasai 14 kecamatan, sementara Ahkyar -Salman hanya akan unggul di 7 kecamatan dan bertambah banyak bila Canvassing di kecamatan yang masih rendah pendukungnya.

“Kemenangan yang akan diperoleh Bobby-Aulia, bukan dikarenakan sosoknya sebagai menantu Presiden, tetapi karena kondisi masyarakat kota Medan yang sudah jengah dengan figur-figur lama termasuk Ahkyar-Salman, sehingga membutuhkan sosok pemimpin baru yang memiliki konsep pembangunan dan sikap anti korupsi dalam rangka membangun kota Medan,” pungkas Gandi.(rel/red)

Advertisement