Connect with us

Politik

Dinilai Peduli Menjaga Keberagaman, Akhyar Nasution Dipuji Pendeta GBKP Belawan

Published

on

Medan, Geosiar.com – Usai salat subuh berjamaah di Masjid Al Aqobah, Calon Wali Kota Medan Nomor Urut 1, Ir H Akhyar Nasution MSi bersilaturahim dengan pendeta dan jamaat gereja Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) di Belawan, Minggu (18/10/2020).

Dihadapan Akhyar Nasution, Pendeta Martha Junita Ginting mengatakan, setelah membaca visi dan misi dari pasangan Akhyar-Salman, kami bergerak dan turut memberikan dukungan kepada pasangan Calon Nomor Urut 1 Akhyar-Salman. Apalagi, selama menjabat Pak Akhyar Nasution sangat menjaga keberagaman di Kota Medan. “Jadi kita dahulukan Nasution yang senior, semoga kelak bisa memimpin Kota Medan,” katanya didampingi sejumlah tokoh masyarakat dan jamaat.

Menjawab adanya sumbangsih dukungan dari para jamaat GBKP, Akhyar Nasution menceritakan latar belakang pencalonannya, dulu bersama Bang Dzulmi Eldin, kami melahirkan Medan Rumah Kita, supaya seluruh masyarakat ikut dan memiliki tanggungjawab terhadap Kota Medan. Pada empat tahun lalu, ada banyak yang sudah dikerjakan, dan masih ada yang belum bisa dikerjakan, itu benar adanya.

Akhyar menyebutkan, pencalonan saat Medan Rumah Kita benar-benar modal kebersamaan sesama warga Kota Medan, dan anak Medan kompak dengan berkawan-kawannya.
Dia mengakui, saat ini kami sedang memikirkan bagaimana mengatasi rob di Belawan. Upaya untuk mengatasinya, sudah ada beberapa kali dilakukan pertemuan kepada akademisi, praktisi dan Kemeterian Pekerjaan Umum dan Perumah Rakyat. Hasilnya, tim kementerian sudah turun, namun secara teknis belum bisa diselesaikan dan tertuang dalam anggaran.

“Saya sekarang ini mengucapkan terimakasih kepada GBKP Medan Belawan yang sudah mengundang, saya sekarang tidak bisa berjanji macam-macam, karena Akhyar bukan manusia super, tapi saya akan mengabdi dan menjaga amanah yang sudah diberikan untuk mempercantik Kota Medan,” katanya.

Akhyar menyebutkan, kenapa dicetuskan #yukbikincantikmedan, karena selama ini Medan sudah memiliki banyak fasilitas infrastruktur, dan tidak kalah dengan kota lainnya di Indonesia. Sebagai pribadi seorang insyur, ia mengakui infrastruktur itu bisa dibangun dan dikerjakan secara teknis, namun infrastruktur itu dibangun saja, yang paling penting terjaga dan tetap tampil cantik.

Dia menyampaikan, untuk tampil cantik Kota Medan ini, maka kita perlu membangkitkan kembali karakter anak Medan. Kami meyakini, karakter anak Medan itu bisa kembali bangkit dengan gerakan bersama. Seperti dilihat bersama saat ini gerakan #yukbikincantikmedan sudah menyebar ke seluruh lingkungan di Kota Medan.

“Kami akan maksimalkan membentuk karakter ini melalui rumah-rumah ibadah, dan kami memiliki banyak program untuk rumah ibadah. Semua rumah ibadah harus di sertifikasi, akan tetapi surat tanah harus jelas, semuanya akan dilegalkan, dan akan diberikan kemudahan untuk izin bangunannya,” ucapnya. (lamru)

Advertisement