Connect with us

Politik

Ini Alasan Salman Alfarisi Rutin Antar Istri Belanja ke Pasar Tradisional

Published

on

Medan, Geosiar.com – Ditengah kesibukannya menjadi anggota dewan dan aktifitas kepartaian, ada rutinitas yang sering dilakukan calon Wakil Walikota Medan H.Salman Alfarisi Lc, MA, yakni mengantar belanja istri ke pasar tradisional.

Sesibuk apapun, H.Salman Alfarisi, Lc, MA yang saat ini berpasangan dengan Akhyar Nasution (calon Walikota Medan) pasti mengalokasikan waktu untuk menemani istri tercinta Hj.Mahmuddah Pujihati berbelanja terutama kebutuhan sehari-hari. Ada alasan tersendiri calon Wakil Walikota ini menemani istrinya berbelanja, itu karena Salman ternyata lebih menyukai makanan istrinya ketimbang membelinya makanan di luar.

Baginya kebiasaan menemani istri belanja ini sudah merupakan agenda rutin, karena dulu mereka juga sama-sama berjualan di pasar ikan lama dan sama-sama belanja barang ke tanah abang jakarta, jadi suasana pasar tradisional itu memang tidak asing.

“Kalau menemani istri ke pasar pastinya sering, sesibuk apapun pasti ada waktu yang dialokasikan untuk mengantar berbelanja ke pajak (pasar-bahasa Medan-red),” ungkap Salman saat ditanya usai mengantar istrinya berbelanja di Pasar Sambas, Medan Kota, Kamis (15/10/2020).

Salman mengungkapkan, dirinya jarang makan di luar. Ia lebih menyukai makanan yang dimasak istrinya langsung. “Kalau makan di luar sekali-kali sama kawan-kawan, tapi saya lebih banyak makan yang dimasak istri,” ungkap Salman yang juga mengaku sejak lama mengkonsumi makanan dan sayuran organik.

Diakui Salman, terkadang dalam setiap aktifitasnya ia kerap dibontoti (Bakal makanan-red) sang istri. “Kalau ada kesempatan sering juga istri bontoti. Bahkan kalau bontot tidak dimakan sering diancam dan diejek istri, ‘nanti gak umi masakin lagi ya abi’,” candanya Salman sambil tertawa.

Saat berbelanja di Pajak Sambas, Salman tampak menyapa sejumlah pedagang dari pedagang Sayur, buah hingga penjual ikan. Sejumlah pedagang juga menyampaikan informasi kondisi pasar yang kurang kunjungan warga karena corona. “Setelah corona ini pengunjung kurang,” ucap seorang penjual sayur. (lamru)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *