Connect with us

Sumut

Cegah Korupsi, KAD Anti Korupsi Sumut Silaturahmi ke PLN Wilayah Sumut Singgung “Biaya Sandar”

Published

on

Medan, Geosiar.com — Semangat dalam pencegahan korupsi terus berlanjut. Ketua KAD Anti Korupsi Sumut Santri Sinaga di dampingi Sekretaris pak Sammi Hasibuan berkunjung ke Kantor PLN Wilayah Sumut di jalan Yos Sudarso Medan, Selasa (13/10/2020)

Tim KAD Anti Korupsi Sumut di terima dengan ramah oleh Pak GM M. Irwansyah Putra, SRM DISTRIBUSI Taufik Hidayat, SRM SDM & UMUM Eddy Irawan.

Ketua KAD Sumut menyampaikan tujuan sesungguhnya mengajak Pimpinan PLN Wilayah Sumut, untuk bersama sama dalam pencegahan korupsi sejak dini. “Kami mengajak Pak GM PLN untuk berkolaborasi dengan KAD Anti Korupsi Sumut dalam melakukan pencegahan terjadinya korupsi sejak dini,” kata Santri Sinaga kepada GM PLN Wilayah Sumut Irwansyah.

GM PLN Wilayah Sumut bersykur dan bahagia dengan kedatangan teman teman dari KAD Sumut. Hadirnya KAD di Sumut, untuk pencegahan korupsi sudah hal yang tepat dan sangat bermanfaat, untuk tetap terjaganya insan insan PLN dari tindakan korupsi. “Saya sangat bersyukur dan bahagia Bang Santri, Pak Sekretaris, Pak Ketua Bidang (pak Erik), Pak Prof Isa dan teman teman dari KAD Sumut lainnya,” kata GM Irwansyah.

Dalam kesempatan itu Ketua KAD Anti Korupsi Sumut bertanya kepada GM PLN terkait isu adanya pungutan liar yang berkenaan dengan “Biaya Sandar” . PLN perlu memberikan klarifikasi hal ini agar jangan ada pihak ke tiga yang memanfaatkan keadaan.

GM PLN, langsung memberi penjelasan terkait ” Biaya Sandar” yang dipertanyakan Ketua KAD Sumut Santri Sinaga.

“Pihak pemakai Genset atau pembangkit yang digunakan saat PLN alami gangguan (padam) maka pihak pengguna genset (pembangkit) tidak dikenakan biaya apapapun. Biaya dikenakan kepada pemakai genset (pembangkit) bilamana pihak mereka ada interkoneksi menggunakan jaringan kabel milik PLN utk menyalurkan daya listrik dari pembangkit mereka inilah yg dikenakan Biaya Sandar, ” kata GM Irwansyah.

Menurut Santri, penjelasan GM PLN tentu akan memberi jawaban kepada masyarakat agar tidak simpang siur. “Penjelasan GM PLN yang gamblang ini sebagai jawaban dari simpang siur informasi di masyarakat yang akan meluruskan persepsi di masyarakat kepada PLN,” tegas Santri Sinaga.

Sekretaris KAD Anti Korupsi Sumut Sam Hasibuan menimpali, terkait dengan itu sudah direncanakan dalam waktu dekat mengundang PLN dan Dinas ESDM Sumut serta semua Perusahaan yang terkait untuk dapat merumuskan mencari solusi agar jelas dan semua mengacu kepada aturan yang ada.

Dalam kesempatan itu, Prof Isa Indrawan yang dimintai pandangannya menyatakan, diperlukan intens komunikasi yang memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dapat memahami isu yang beredar terkait masalah PLN. Ibarat artis papan atas isu terkait masalah PLN terlalu seksi sehinga cepat berkembang menjadi perbincangan di masyarakat.

Sementara itu, Ketua Bidang PBJ KAD Sumut Erik mengatakan, dalam PBJ peran sistem itu 30 persen sementara 70 persen itu peran dari human “Sepanjang dalam melaksanakan tugas, jangan sampai deviasi lari dari Term of reference aturan yang ada maka PLN masih aman. Namun jika deviasinya sudah jauh melebar maka itu sudah menjadi ranah KPK bukan lagi ranah KAD Sumut,” tegas Erik.(rel/red)

Advertisement