Connect with us

Daerah

Aksi Damai Tolak UU Cipta Kerja, Ketua DPRD : Kami Teruskan Aspirasi Mahasiswa ke Pemerintah Pusat

Published

on

Aliansi mahasiswa dan masyarakat menggelar aksi damai di kantor DPRD Sergai.(foto/ist)

Geosiar.com, Sergai- Ratusan Aliansi aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pemuda Peduli Serdang Bedagai (Sergai) menyampaikan aksi damai penolakan UU Omnibus Law (Cipta Kerja) di gedung DPRD kabupaten Sergai,Sumatera utara, jalan Negara firdaus Sei Rampah ,Jum’at (9/10/2020) sekitar jam 10.00 WIB.

Para mahasiswa dan masyarakat yang menggelar aksi damai tersebut terus mendapat respon dan kebijakan dari Ketua DPRD sergai dr Riski Ramadan SH SE serta menemui para pengunjuk rasa.

Ketua DPRD Sergai, dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan, SH, SE, MKM didampingi Sekretaris DPRD Drs H Suprin,MM dan Dewan Pakar Nuralam Syah SH, saat menerima aksi damai dari Aliansi Mahasiswa Masyarakat Pemuda Peduli Serdang Bedagai yang berlangsung di Kantor DPRD sekira pukul, 10:00 wib pagi.

Ketua DPRD dr Riski Ramadhan Hasibuan mengucapkan selamat datang kepada adik-adik mahasiswa dan saudara kita semua perwakilan buruh Serdang Bedagai yang telah hadir di rumah rakyat atau kantor DPRD Serdang Bedagai dalam menyampaikan seluruh aspirasi secara aman dan damai.

“Selain itu, saya ucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Serdang Bedagai yang telah melakukan pengawalan atau pengamanan pada aksi hari ini sehingga berlangsung aman dan kondusif,”ujarnya.

Dalam penjelasannya Riski Ramadhan mengajak adik-adik mahasiswa, perlu kita pahami batasan kewenangan kita.Hari ini seluruh anggota DPRD dan dirinya selaku ketua DPRD Sergai mewakili 45 anggota DPRD siap menerima aspirasi mahasiswa dalam penolakan UU Cipta Kerja dan akan kita teruskan ke Pemerintah Pusat.

“Tapi harus kita pahami bersama ada batasan kewenangan kami di baik Kabupaten/Kota, Provinsi maupun Pusat. Namun yang jadi aspirasi saudara sekalian langsung kita teruskan pada Ketua DPR RI dan Presiden RI. Semoga ini menjadi pertimbangan pemerintah pusat untuk menolak UU tersebut,”ujarnya.

Kemudian, lanjut Ketua DPRD Sergai, saya juga menyampaikan apresiasi kepada saudara sekalian rekan-rekan mahasiswa yang hari ini menggelar aksi damai di Kantor DPRD Serdang Bedagai dan kami mohon di situasi pandemi covid 19 agar tetap mematuhi dan mengikuti protokol kesehatan namun ia mengajak agar bekerjasama apa yang menjadi aspirasi akan kita tindak lanjuti ke Pemerintah Pusat.

“Yakinlah kami inilah wakil rakyat yang benar-benar hadir untuk masyarakat khususnya di Kabupaten Serdang Bedagai. Oleh karenanya kami mohon doa dan dukungannya karena hal seperti ini ada prosedur yang kita lalui jangan kita keluar prosedur secara kelembagaan DPRD. Atas nama lembaga DPRD Sergai, ini merupakan perjuangan yang cukup sebesar tapi yakinlah seluruh aspirasi rekan-rekan mahasiswa dan perwakilan buruh pada hari ini akan kita sampaikan langsung ke Pemerintah Pusat,”papar Riski Ramadhan Hasibuan dihadapan ratusan massa aksi damai.

Sementara itu, Koordinator lapangan Andri Saragih didampingi koordinator aksi Aliansi Mahasiswa Masyarakat Pemuda Peduli Serdang Bedagai, Hafidzul C Saragih kepada wartawan mengatakan bahwa hari ini merupakan seruan aksi tolak Omnibus Law atau UU Cipta kerja, maka mahasiswa Sergai meminta DPR untuk meninjau kembali UU Cipta Kerja dan meminta DPR menanggapi aksi dan meminta untuk menindaklanjuti aspirasi penolakan dan pembatalan terkait UU Cipta Kerja.

“Terimakasih dan apresiasi kepada DPRD Sergai yang telah menerima aspirasi kami hari ini dalam penolakan UU Cipta Kerja. Namun kami juga harus menyiapkan seluruh tuntutan secara terinci untuk disampaikan ke DPR RI dan Presiden RI. Oleh karena itu, Ketua DPRD Sergai juga menunggu hasil diskusi kami hingga sore ini,”sebutnya.(art)

Advertisement