Connect with us

Sumut

Bersama Aliansi Pecinta Masjid, Akhyar Nasution Ajak Berdoa Wabah Covid 19 Berakhir

Published

on

Medan, Geosiar.com – Calon Walikota Medan, Ir Akhyar Nasution bersama Aliansi Masyarakat Pecinta Masjid, mengajak umat muslim untuk kembali ke masjid. Selain memakmurkan masjid, umat juga diminta terus berdoa agar wabah Covid 19 ini segera berakhir.

Demikian disampaikan Akhyar usai shalat subuh berjemaah di Masjid Al Misbah, Jalan Langgar, Kecamatan Medan Denai, Minggu (4/10/2020).

Di sisi lain, pelaksana tugas Walikota Medan yang tengah cuti itu juga menegaskan, dirinya tidak pernah melarang umat untuk shalat di masjid. “Pemko Medan tidak pernah melarang untuk sholat di masjid saat wabah ini pertama kali muncul. Saya juga mengatakan kepada kita semua, bahwa saat ini sedang beredar isu adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Medan, itu hoax. Selama saya memimpin Kota Medan, Insya Allah tidak akan dilakukan PSBB,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Akhyar juga menyampaikan, angka positif Covid 19 di Medan mencapai 5.500 jiwa. Di mana, banyak pasien yang sudah sembuh dan sekitar 3.000 – 4.000 jiwa yang suspect dan lainnya.

Menurut Akhyar, tidak adanya PSBB di Kota Medan ini dikarenakan jika itu terjadi dampaknya akan sangat terasa buat masyarakat. Maka dari itu, bagi warga yang suspect, pemerintah sudah siapkan rumah karantina. “Kalau dilakukan PSBB, kita tidak bisa kemana mana. Marilah kita menyikapi wabah ini dengan bijak. Maka dari itu, Aliansi Masyarakat Pencinta Masjid mengajak kita semua untuk kembali ke masjid dan berdoa, karena wabah ini kita engak tahu kapan berakhir,” jelasnya.

Akhyar juga mengucapkan terimakasih sudah bisa bersilaturahmi dengan seluruh jamaah ba’da subuh itu. “InsyaAllah, dalam hidup ini, disamping tanggung jawab saya, ini juga tanggung jawab untuk umat. Perjuangan ini tidak gampang, semua penuh tantangan, saya berharap kita semua, harus sabar, semangat,” pintanya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Aliansi Masyarakat Pecinta Masjid, Ustad Heriansyah. Dia menyampaikan, wabah Covid 19 ini telah mendegradasi jamaah di masjid-masjid. Untuk memulihkannya, Heriansyah menilai sulit untuk dilakukan.
“Oleh karena itu, Aliansi ini hadir untuk mengajak umat muslim kembali meramaikan masjid dan bersama mengetuk pintu langit agar wabah ini segera berakhir,” harapnya.

Heriansyah juga menerangkan, aliansi ini sengaja menggandeng Akhyar Nasution untuk bersama-sama bergabung dalam Aliansi Masyarakat Pecinta Masjid. Sebab, bersama dengan orang yang memiliki kekuasaan, tentu akan lebih mudah dalam menyiarkan agama.

“Berdakwah bersama orang yang memiliki kekuasaan. Di Aceh, wajib jilbab dan pakaian kerudung diwajibkan untuk umat muslim, setelah gubernur menandatangani Qanun. Di Jakarta, Alexis bisa tutup setelah Gubernur DKI Jakarta menandatangani bahwa Alexis harus tutup,” jelasnya.

Oleh karena itu, Heriansyah menegaskan, orang beriman itu ibarat ikan dengan air. Bagaiamana pun airnya, ikan tetap berada di air. Bahkan, jika ada ikan yang bodoh, dia tidak pernah meninggalkan air. Begitu juga umat muslim. Bagaiamanpun kondisi hidup ini, dia tidak akan pernah meninggalkan masjid.

“Marilah kita kembali ke masjid, namun sekali lagi kita tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan,” pesannya.
Sementara itu, Ustad Yusuf Siregar dalam tausyiah singkatnya mengatakan, umat muslim saat ini adalah umat muslim yang terakhir, nabi kita Muhammad SAW juga nabi terakhir, kitab Alquran juga yang kitab terakhir. Ini menandakan tak lama lagi kehidupan akan segera berakhir.

“Kita sekarang sudah berada di akhir zaman sudah banyak tanda-tanda yang menunjukkan kepada kita, beberapa diantaranya adalah tanda-tanda hari kiamat itu lebih banyak manusia yang lebih suka kepada musik dibanding dengan Alquran,” terangnya. (lamru)

Advertisement