Connect with us

Olahraga

Alex Marquez Tak Berharap Banyak di MotoGP Catalunya 2020

Published

on

Geosiar.com – Pembalap Repsol Honda, Alex Marquez, tampak cukup kecewa dengan hasil yang diraihnya pada sesi kualifikasi MotoGP Catalunya 2020. Hasil buruk tersebut membuat adik kandung Marc Marquez itu start dari posisi ke-18 pada balapan nanti.

Sementara itu, dua pembalap Petronas Yamaha SRT yakni Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo berada di urutan terdepan. Kemudian Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) berada di posisi ketiga.

Menyadari situasi sulit yang tengah dihadapi, Alex sepertinya tak berharap banyak dengan hasil yang diraihnya pada balapan kali ini. Salah satu faktor yang dirasa Alex cukup menyulitkan adalah dalam hal memaksimalkan traksi ban pada kuda besinya.

“Situasinya berbeda pada hari Sabtu, saya kritis karena saya tidak bisa memaksimalkan ban. Sejauh ini kami masih belum mengalami peningkatan seperti yang dimiliki pabrikan lain. Tapi kami berusaha untuk memangkas itu,” ujar Alex Marquez, seperti dilansir dari laman Speedweek, Minggu (27/9/2020).

Baca juga: Demi Taklukkan RC213V, Marquez Sarankan Alex untuk Sering Jatuh dari Motor

“Honda terbaik di grid dikendarai oleh rekan setimnya dari Jepang di LCR Honda, Taka Nakagami, di posisi ke-11. Kami juga tidak terlalu bagus dalam hal kecepatan jarak,” lanjutnya.

“Akan sulit untuk mengatur ban dalam jarak jauh. Kami melihat di FP4 bahwa beberapa pembalap sangat cepat di beberapa lap dan kemudian satu lap kemudian dengan ban yang sama lagi secara signifikan lebih lambat. Sangat sulit untuk dimengerti,” sambungnya.

Kami juga harus meningkatkan perasaan kami di depan. Kami harus menggunakan medium di depan, soft mungkin rusak setelah sepuluh putaran,” lanjut Alex.

Juara Dunia Moto2 2019 itu juga membandingkan RC213V miliknya dengan motor pabrikan lain seperti KTM. Menurutnya, RC-16 milik KTM bahkan punya performa lebih baik meski memiliki masalah yang hampir mirip jelang balapan kali ini.

Untuk itu, Alex pun saat ini berharap besar suhu di lintasan bisa sedikit membantunya pada balapan nanti. Terlepas dari itu semua, ia juga mengklaim akan tetap memberikan performa terbaik untuk timnya.

“KTM bahkan sedikit lebih baik dalam situasi serupa. Kami kehilangan terlalu banyak traksi pada ban, kami memaksa tenaga mesin terlalu banyak dengan kontrol traksi. Besok, kami berharap suhu di lereng bisa lebih tinggi. Kemudian kita bisa memanfaatkan ban medium di depan dengan lebih baik,” tandasnya.(oz/red)

Advertisement