Connect with us

Daerah

Bupati LSM LIRA : Informasi Jubir Gugus Tugas Harus Transparan

Published

on

Bupati LSM LIRA Benhar Sihotang. (foto/ist)

Geosiar.com,Sergai – Sangat disayangkan kinerja dari juru bicara gugus tugas Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang tidak transparan terkait adanya warga Sergai yang terpapar covid-19.

Seharusnya informasi yang dikeluarkan oleh Juru bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Sergai terkait warga terpapar Covid-19 maunya transparan dan jangan ditutupi.

Demikian disampaikan Bupati Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRA) Benhard Sihotang kepada wartawan di SEI Rampah,Sergai,Jumat (18/09/2020).

“Kita minta tim gugus tugas gerak cepat untuk melakukan pemeriksaan bagi keluarga warga positif Covid-19 berikut dengan orang yang telah kontak langsung dengan warga yang terpapar Covid -19, begitu juga terhadap keluarga Bupati Sergai dan Ketua TP. PKK Sergai, semua harus dilakukan pemeriksaan kesehatannya, baik melalui rapid test maupun Swab sehingga dapat ditangani dengan cepat oleh tim medis. Langkah tersebut baik untuk memutus mata rantai dan pencegahan penyebaran Virus Corona meluas berkembang,” ucap Benhard.

“Fikirkanlah nyawa masyarakat dan jangan hanya memikirkan kepentingan pribadi saja. Dengan diinformasikan data tersebut dengan jelas maka warga yang negatif Covid-19 bisa jaga jarak dengan warga yang positif Covid-19 dan melakukan pencegahan sejak dini,”sebutnya.

Bupati Lira mengatakan,sangat dikhawatirkan jika ditutupi informasi tentang Covid-19 maka berdampak akan meningkat dan bertambahnya jumlah warga yang terinfeksi Covid-19 di daerah ini. Kondisi itu diperburuk karena ketidak tahuan masyarakat.

Secara terpisah, Kadis Kesehatan Sergai dr. Bulan Simanungkalit M.Kes yang dihubungi via telepon seluler melalui Sekretaris dr. Helmi Nur Sinaga menyampaikan mengenai kabar Ketua TP. PKK Sergai positif Covid-19, ia membenarkannya dan hasil pemeriksaan Swab diketahui Kamis sore (17/9/2020).

Saat ini Ketua TP. PKK Sergai Marliah telah diisolasi di RS Murni Teguh Medan. Selain beliau sebut Helmi, ada dua orang lain lagi yang juga positif Covid-19 yang telah diisolasi, ungkapnya.(art)

Advertisement