Connect with us

Hukum

Dugaan Korupsi di Diknas Tebingtinggi Diungkap Kejaksaan, Diapresiasi Pimpinan DPRD

Published

on

Tebingtinggi, Geosiar.com

Pasca pengungkapan kasus dugaan korupsi di tubuh Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi oleh pihak Kejari Kota Tebingtinggi di Apresiasi Pimpinan DPRD Kota ini.

Dikatakan, Iman Irdian Saragih,SE
selaku Pimpinan DPRD dan fraksi PDI Perjuangan dan kordinator Komisi I( bidang hukum dan pemerintahan ) DPRD Kota TebingTinggi, Kamis ( 17/9/2020) mengaku memberi apresiasi dan mendukung Penuh atas Kinerja Kejaksaan Negeri TebingTinggi.

Dimana, Kejaksaan telah menjalankan tugasnya dengan baik, hal ini dilihat dari ditemukan temuan yang merugikan negara, khususnya pada Dinas Pendidikan Tebingtinggi.

Iman Irdian Saragih yang juga disapa Dian ini, juga mengaku ditemukan kerugian negara sebesar 2,4 Milyar, dan menjadikan Kepala Dinasnya sebagai salah satu Tersangka berarti Tidak ada yang kebal Hukum di negara kita.

” Jadi pesan Iman Saragih sebagai Pimpinan DPRD Kota TebingTinggi, kepada TAPD dan OPD2 marilah kita semua bekerja sesuai dengan aturan dan menggunakan Anggaran dengan tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat kota Tebing Tinggi. Jangan sampai melanggar peraturan yang berlaku,” pintanya.

Sebelumnya diberitakan, Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Aspidsus Kejati Sumut), Agus Sampe Tuah Lumbangaol,SH mengatakan sudah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan dari Kejari Tebingtinggi.

Kasus dugaan korupsi pengadaan buku pendidikan dini (Pedi) senilai Rp 2,4 miliar di Tebingtinggi, akhirnya memasuki babak baru.

Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kota Tebingtinggi berinisial PS ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebingtinggi.

Selain PS, Kejaksaan juga menetapkan tersangka terhadap M selaku PPTK dan P selaku pengelola dana bantuan operasi sekolah (BOS)

Ketiganya dijerat dugaan korupsi pengadaan buku menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) senilai Rp 2,4 miliar.(as)

Advertisement