Connect with us

Politik

Balon Bupati Karo Kena Ukur Pasien Covid 19 Meninggal, Putrinya Jadi Pengganti

Published

on

Medan, Geosiar.com – Bakal calon bupati Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, meninggal dunia. Putri Karo Jambi, Yus Felesky Surbakti, ditetapkan menggantikan ayahnya maju di Pilkada Karo.


“Kami dapat informasi Jambi Karo meninggal pukul 02.00 WIB tadi. Kami turut berdukacita karena kehilangan kader terbaik kami. Untuk Pilkada, putrinya yang akan menggantikan menjadi calon bupati,” kata Plt Ketua DPD Demokrat Sumut Herri Zulkarnain, Minggu (6/9/2020).


Karo Jambi merupakan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Karo. Dia juga sempat menjadi Bupati Kabupaten Karo pada tahun 2011 hingga 2014.

Herri mengatakan pencalonan Yus Felesky adalah permintaan Karo Jambi. Pencalonan ini disebut sudah disetujui partai pengusung lainnya.

“Sesuai amanah beliau, penggantinya adalah putrinya. Kita sudah sepakat dengan partai pengusung lainnya yaitu PAN dan Golkar penggantinya itu anaknya Yus Felesky. B1KWK dari partai sudah keluar, rencana malam ini mendaftar ke KPU,” jelas Herri.


Sementara itu, Jubir Gugus Tugas COVID-19 Sumut, Aris Yudhariansyah, mengatakan Karo Jambi meninggal dunia di RS Columbia Medan. Setelah meninggal, kata Aris, Karo Jambi dimakamkan dengan protokol kesehatan COVID-19.

“Jam 7 sudah dimakamkan. Dimakamkan dengan prokkes (protokol kesehatan),” kata Aris.

Pasien Covid 19

Sebelumnya dikabarkan, mantan Bupati Karo periode 2011-2014, Kena Ukur Karo Jambi Surbakti meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RS Columbia Asia Medan, Minggu (6/9/2020) sekitar pukul 03.00 WIB.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan dr Edwin Effendi yang dikonfirmasi menyebutkan, almarhum yang juga kini sebagai kandidat calon Bupati Karo tersebut meninggal dalam status sebagai pasien Covid-19.

“Beliau meninggal dengan status konfirmasi Covid-19. Namun sesuai permintaan keluarga, jenazah ingin dimakamkan di Desa Ndokum Siroga Kec Simpang Empat, Kabupaten Karo,” ungkapnya.

Edwin menjelaskan, usai meninggal, terhadap jenazah almarhum langsung dilakukan pemulasaran dan penguburan. Pemakaman tersebut sendiri, dilaksanakan pada pukul 07.44 WIB.

“Sebelumnya kita juga sudah menerima laporan dari pihak rumah sakit bahwa ada pasien meninggal dengan status konfirmasi Covid-19,” jelasnya.

Sebelumnya, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumut dr Aris Yudhariansyah menyampaikan juga mengatakan kalau jenazah Kena Ukur Karo Jambi Surbakti dikuburkan sesuai protokol Covid-19.

Namun begitu Aris tidak menjelaskan secara detail apa diagnosa dari pasien ini, dan hanya mengatakan, kalau pemakaman sesuai protokol Covid-19, diagnosanya bisa saja termasuk kasus suspek, probable, atau konfirmasi positif Covid-19. (dtk/rel/red)

Advertisement