Connect with us

Politik

Ihwan Ritonga Dorong Pemko Medan Salurkan Bantuan Berkelanjutan dan Kuota Gratis

Published

on

Medan, Geosiar.com – Kondisi wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) yang berkepanjangan patut disikapi serius oleh Pemko Medan. Masih banyak warga yang pantas menerima bantuan sosial akibat terkena dampak Covid 19. Begitu juga untuk biaya kuota internet terhadap siswa dan tenaga guru honor mendukung proses belajar mengajar sistem dalam jaringan (daring) online.

“Kita dorong Pemko Medan memberikan bantuan biaya sosial dan internet kepada warga terkena dampak Covid 19,. Sama halnya bantuan sosial supaya berlanjut, ” pinta Wakil Ketua DPRD Medan H Ihwan Ritonga SE menyikapi keluhan dan aspirasi masyarakat ketika menggelar reses III masa sidang III Tahun 2020 di Jl SM Raja, rumah juang, Kecamatan Medan Kota, Minggu (30/8/2020).

Pelaksanaa reses dilakukan dua gelombang yakni pukul 16.00 Wib dan pukul 19.00 Wib. Hal itu dilakukan mengikuti protokol kesehatan guna meminimalisir penularan Covid 19. Gelombang pertama dihadiri ratusan konstituen begitu juga dengan gelombang ke dua.

Disampaikan Ihwan Ritonga yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan itu, sangat memaklumi jika banyak orang tua siswa mengeluhkan biaya paket internet keperluan belajar daring. Begitu juga bagi tenaga guru honor yang sangat memerlukan kuota internet untuk belajar dan komunikasi dengan muridnya.

“Dinas Pendidikan Kota Medan kiranya respon dengan keluhan itu. Biaya itu tidak mengada ada. Jangan kita terapkan proses belajar mengajar daring online namun tidak memperhatikan sarana pendukung dan kebutuhan siswa serta guru,” saran Ihwan Ritonga.

Untuk itu sebut Ihwan, pihaknya selaku DPRD (legislatif) mendorong Pemko Medan (eksekuti) supaya menyalurkan bantuan sosial tahap berikutnya dan biaya paket demi kelancaran proses belajar mengajar di Kota Medan.

Memang kata Ihwan, masyarakat juga harus tahu dengan kondisi ekonomi dan keuangan Pemko Medan saat ini. Untuk belanja penanggulangan Covid 19 sangat besar sementara pendapatan dari sektor pajak dan retribusi lainnya sangat minim karena banyak usaha tidak berjalan normal.

“Banyak pembangunan yang tertunda bahkan batal karena anggaran dialihkan (recofusing) penanggulangan Covid 19. Kita harapkan pembangunan itu dapat dilanjutkan setelah Perubahan APBD maupun Rencana APBD Pemko Medan. Minggu depan DPRD Medan akan mulai membahas Perubahan APBD,” terang Ihwan.

Masih diacara reses, Ihwan Ritonga menekankan kepada peserta yang hadir akan pentingnya menjaga protokol kesehatan. “Penularan Covid 19 rentan bagi usia 40 tahun ke atas dengan menumpangi berbagai penyakit bawaan,. Untuk itu, kondisi kesehatan harus dijaga dengan benar,” sebut Ihwan.

Sangat diharapkan kepada masyarakat harus benar benar menjaga kesehatan dengan mengikuti protokol kesehatan. “Kita semua harus tetap mewaspadai terhadap kemungkinan penularan Covid 19 ini. Maka harus ikuti anjuran protokol kesehatan dengan pakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak dan hindari keramaian,” ajak Ihwan Ritonga. (lamru)

Advertisement