Connect with us

Politik

Warga Medan Deli Keluhkan Infrastruktur dan Realisasi SMA Negeri

Published

on

Medan, Geosiar.com – Anggota DPRD Medan Abdul Rani SH minta Pemko Medan melalui Dinas PU fokus mengatasi persoalan banjir di kota Medan. Masih banyak parit yang tumpat tidak terkoneksi sehingga saluran air tidak mengalir dengan normal.

“Kita berharap Dinas PU Medan proaktif menyikapi kondisi genangan air (banjir) akibat parit tidak berfungsi. Dinas PU kiranya dapat melakukan perbaikan dan normalisasi parit skala prioritas,” ujar Abdul Rani SH asal politisi PPP saat menggelar reses III masa sidang III Tahun 2020 gelombang I di Jl Pancing Pasar 4 Lk 5 Kelurahan Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli, Sabtu (29/8/2020).

Pelaksanaan reses kali ini berlangsung dengan mengikuti protokol kesehatan. Setiap peserta diwajibkan pakai masker dan jaga jarak. Hadir saat reses perwakilan Kecamatan Medan Deli Irfan Asardi Siregar, mewakili Dinas Kesehatan dr Mhd Muhklis, mewakili BPJS Pradilla Wardani, tokoh masyarakat, tokoh agama dan ratusan masyarakat.

Dikatakan Abdul Rani, kondisi banjir karena infrastruktur yang rusak kiranya Dinas PU segera melakukan perbaikan. Sama halnya dengan keluhan warga akibat banjir di lingkungan 5 Kelurahan Mabar supaya dilakukan upaya perbaikan.

Sebelumnya Muliati mengeluhkan kondisi banjir di Jl Panjing Pasar 4 Kelurahan Mabar. Setiap turun hujan, lingkungan pemukiman warga selalu digenangi air dan banjir masuk ke rumah penduduk. Pada kesempatan reses tersebut Muliati minta anggota DPRD Medan Abdul Rani SH supaya memfasilitasi dilakukan percepatan perbaikan.

Selain itu, Muliati juga minta agar dapat bantuan ketenaga kerjaan dari pemerintah pusat yakni bantuan Rp 600 ribu. “Kami kesulitan mencari kebutuhan sehari hari akibat dampak Covid 19. Bantuan itu sangat kami harapkan,” pinta Muliati.

Peserta reses lainnya Kasman Sidabutar menyampaikan tentang rencana pendirian sekolah SMA Negeri yang tak kunjung terealisasi di Kecamatan Medan Deli. Warga sangat membutuhkan SMA Negeri di Medan Deli apalagi siatem penerimaan masuk sekolah negeri saat ini lewat jalur zonasi.

“Pemerintah kiranya peduli dengan kebutuhan warga. Kami kesulitan menyekolahkan anak kami jauh dari tempat tinggal dengn membutuhkan biaya ongkos setiap hari,” papar Kasman.

Menyikapi keluhan warga, anggota DPRD Medan Abdul Rani SH mengaku akan meneruskan keluhan dan aspirasi warga ke Pemko.Medan. Aspirasi warga akan disampaikan secara resmi melalui rapat paripurna DPRD Medan.

“Keluhan warga akan saya tindaklanjuti. Kita harapkan Pemko Medan segera merealisasikannya,” ujar Abdul Rani (lamru)

Advertisement