Connect with us

Sumut

Kepsek SMA RK Deli Murni Delitua Resmikan Taman Sekolah

Published

on

Medan, Geosiar.com – Kepala Sekolah (Kepsek) SMA RK Delimurni Delitua Manaek Lumantoruan S.Pd, M.Pd resmikan taman sekolah sebagai bentuk kecintaan dan kesadaran global terhadap lingkungan serta perlindungan alam.
Peresmian taman dilakukan di pelataran gedung SMA RK Deli Murni Delitua Jalan Nogio 6, Sabtu (29/8/2020).

Peresmian taman sekaligus peringatan hari ekologi se dunia yang diyakini merupakan momentum agar manusia dapat melihat rupa Tuhan yang Maha kasih karena alam dipakai olehNya sebagai pemenuh dari segala kebutuhan manusia. Diawali dengan ibadat singkat dan penyiraman bunga secara simbolis oleh kepala sekolah SMA RK Delimurni Delitua Manaek Lumantoruan S.Pd, M.Pd.

Menurut Kepsek SMA RK Delimurni Delitua Manaek Lumantoruan S.Pd, M.Pd hal dimaksud yang yang mendorong pihak SMA RK Delimurni Delitua merayakan hari ekologi dengan cara membangun taman sekolah dengan beraneka ragam tumbuhan.

Pada kesempatan Manaek Lumbantoruan menekankan kepada tenaga pendidik harus mengaplikasikan 4 pilar pendidikan tidak hanya ke sesama manusia melainkan bisa juga di terapkan ke alam agar bisa tercipta hubungan yang harmonis antara alam dengan manusia. Apalagi kondisi alam kurang bersahabat dengan adanya pendemi sejak beberapa bulan belakangan ini.

“Kita harus Ingat empat pilar pendidikan menurut UNESCO (1) learning to Know (belajar untuk mengetahui), (2) learning to do (belajar untuk terampil melakukan sesuatu), (3) learning to be (belajar untuk menjadi seseorang), dan (4) learning to live together (belajar untuk menjalani kehidupan bersama). Kalau kita bisa memunculkan kebermanfaatan ke alam maka alam juga pasti memunculkan manfaatnya untuk kita. Tidak semua dari kita dapat melakukan hal-hal besar. Tetapi kita dapat melakukan hal-hal kecil dengan penuh cinta,” ujar Manaek

Kepada seluruh tenaga pendidik beserta pegawai, Manaek mengajak agar merawat taman berikut beraneka ragam jenis tanaman dengan cinta. “Ke depan tumbuhan yang kita taman akan menjadi sumber kehidupan oksigen bagi kita semua,” sebutnya.

Sementara itu, Wakasek kurikulum Safrianus Barus mengatakan, taman didedikasikan sekolah untuk memperingati hari ekologi.

Sedangkan jenis tanaman yang beraneka ragam dalam satu taman menggambarkan keidahan dalam perbedaan. “Sama halnya dengan tanaman pohon tanjung yang kami tanam sejak 7 tahun lalu sebagai bentuk kenangan dan kecintaan kami kepada Kepsek lama (Jontar Sihotang). Karena beliau lah yang memprakarsai membuat taman dengan tanaman phon Tanjung itu,” ujar Safrianus Barus. (lamru/rel)

Advertisement