Connect with us

Politik

Syarat KPU Pencalonan Kepala Daerah di Pilkada Medan 2020

Published

on



Medan, Geosiar.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan sejumlah syarat pencalonan kepala daerah untuk Pilkada Medan 2020. Bagi partai politik (parpol), minimal harus memiliki 10 dari 50 kursi DPRD Kota Medan agar dapat mengusulkan bakal pasangan calon (bapaslon) pada Pilkada 2020.

“Selain hitungan kursi, dapat juga menggunakan minimal perolehan suara sah. Yakni sebanyak 278.741 suara dari total 1.114.964 suara sah pada Pileg DPRD Medan 2019,” ujar anggota KPU Medan M Rinaldi Khair, Selasa (25/8/2020).


Dia mengatakan, hal ini sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga dari Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Pasal 5 ayat (2) disebutkan parpol atau gabungan parpol yang dapat mengusulkan bapaslon adalah yang memperoleh paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPRD.

Selain itu dapat juga dihitung dari 25 persen akumulasi perolehan suara sah dalam Pileg DPRD terakhir di daerah bersangkutan.


“Kursi DPRD Medan ada 50, berarti 20 persennya 10 kursi. Sementara suara sah seluruh parpol pada Pileg DPRD Medan 2019 akni 1.114.964 suara, jadi 25 persennya 278.741 suara,” katanya.

Untuk parpol atau gabungan parpol mengusulkan bapaslon menggunakan ketentuan paling sedikit 25 persen suara sah, hanya berlaku bagi yang memperoleh kursi di DPRD pada pemilu terakhir.

Dengan demikian, yang dapat mengusulkan bapaslon dengan ketentuan perolehan suara minimal 25 persen di Pilkada Kota Medan hanya 10 parpol, yakni PDI Perjuangan, Partai Gerindra, PKS, PAN, Golkar, NasDem, Partai Demokrat, Hanura, Partai Solidaritas Indonesia dan PPP.

KPU Kota Medan juga sudah melakukan sosialisasi tatap muka syarat calon dan syarat pencalonan pada 29 Juli 2020 lalu kepada 16 parpol di Medan serta masyarakat, ormas, organisasi kemahasiswaan dan lembaga non-pemerintah.

Dalam waktu dekat, sosialisasi akan dilakukan kembali ke parpol terkait teknis pendaftaran pencalonan serta terkait dokumen kelengkapan berkas syarat calon dan pencalonan.

“Sosialisasi dilakukan berulang-ulang mengingat ada banyak syarat calon dan pencalonan yang harus dipenuhi sebelum masa pendaftaran yang akan dilaksanakan pada 4-6 September 2020,” katanya.(ant/red)

Advertisement