Connect with us

Lifestyle

Manfaat Biji Nangka, Turunkan Kolesterol Hingga Lawan Anemia

Published

on


Jakarta, Geosiar.com — Di Asia, nangka banyak digunakan sebagai bahan makanan, baik yang sudah matang maupun yang masih mentah. Tapi tak hanya bagian daging buahnya saja yang bisa digunakan, Anda juga bisa mendapatkan manfaat kesehatan dari biji nangka. Rata-rata biji nangka cukup direbus dan bisa dinikmati sebagai kudapan teman minum teh.

Dibanding biji buah tropis lain, biji nangka mengandung aneka nutrisi. Mengutip dari Healthline, dalam 28 gram biji nangka terdapat 11 gram karbohidrat, 2 gram protein, 0,5 gram serat, juga vitamin dan mineral seperti vitamin B1 dan B2, magnesium serta fosfor. Kandungan nutrisi ini membuat biji nangka menyumbang beberapa manfaat bagi kesehatan tubuh.


Berikut manfaat biji nangka yang bisa didapat tubuh Anda.


Menurunkan kolesterol

Saat bermasalah dengan kadar kolesterol, Anda bisa mengandalkan biji nangka. Konsumsi biji nangka bisa menurunkan kadar kolesterol berkat kandungan serat dan antioksidannya. Kadar kolesterol tinggi terutama pada kolesterol jahat (LDL) berhubungan dengan tekanan darah tinggi, diabetes dan peningkatan risiko penyakit jantung.

Studi pada tikus menemukan, konsumsi lebih banyak biji nangka mampu menurunkan kadar LDL dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) dibandingkan tikus yang mengonsumsi lebih sedikit. Karena studi masih sebatas pada hewan maka diperlukan studi lanjutan pada manusia.


Beberapa studi menyebut biji nangka berpotensi menyimpan komponen antikanker. Para peneliti meyakini hal ini karena kekayaan kandungan nutrisi dan antioksidan pada biji nangka. Biji nangka kaya akan antioksidan khususnya flavonoid, saponin dan fenolik.

Melansir dari Healthline, studi menunjukkan komponen tumbuhan bisa membantu mengatasi inflamasi, meningkatkan sistem imun dan memperbaiki kerusakan DNA. Dalam sebuah studi tabung reaksi, peneliti menemukan ekstrak biji nangka mampu mengurangi pembentukan pembuluh darah kanker hingga 61 persen.

Menyehatkan pencernaan

Biji nangka juga dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional khususnya untuk mengatasi diare atau konstipasi. Namun faktanya studi menunjukkan biji nangka ada kemungkinan memiliki komponen antimikroba.

Sedangkan kandungan seratnya membuat biji nangka ampuh menyehatkan pencernaan. Serat pada biji nangka baik serat larut air maupun serat tidak larut air membantu menormalkan pergerakan usus, memperbaiki tekstur feses dan frekuensi buang air. Serat pun bermanfaat sebagai prebiotik atau makanan buat bakteri alami usus.


Membantu pembentukan otot

Kandungan protein pada biji nangka mampu membantu pembentukan otot tubuh. Namun Anda tidak bisa mengandalkan biji nangka sepenuhnya sebagai sumber protein utama.

Biji nangka bisa Anda jadikan camilan berprotein dan dikonsumsi di sela makan besar. Protein pada biji nangka bisa menambah asupan protein selain dari yang Anda peroleh dari lauk pauk maupun susu.

Mengatasi keriput

Antioksidan dalam biji nangka dapat melawan radikal bebas yang mengakibatkan penuaan dini dan mengurangi keriput pada wajah.

Anda hanya perlu menggiling biji nangka dan campur dengan susu hingga berbentuk pasta. Oleskan pasta pada permukaan wajah secara teratur sekitar 1-2 kali per hari.

Menyehatkan mata

Biji nangka mengandung vitamin A yang dapat meningkatkan kesehatan mata. Gangguan fungsi mata pun dapat dicegah seperti rabun senja, bahkan penyakit mata seperti katarak.


Meningkatkan kesuburan rambut

Paduan vitamin A dan protein dalam biji nangka dapat menyehatkan rambut. Selain itu, kandungan zat besi juga akan meningkatkan aliran darah menuju kulit kepala sehingga rambut tumbuh dengan sehat.

Biji nangka pun diketahui mampu mengurangi stres berkat kandungan protein dan mikronutrisi. Hal ini pun dapat membawa dampak baik bagi rambut karena stres berkurang maka rambut rontok pun dapat dicegah.

Lawan anemia

Manfaat biji nangka yang kerap tidak disadari adalah melawan anemia.

Mengapa? Biji nangka kaya akan kandungan zat besi. Zat besi merupakan komponen penting dalam pembentukan hemoglobin.

Melansir dari Stylecraze, asupan zat besi yang cukup bisa mengatasi anemia dan mencegah beberapa gangguan pada darah. Selain itu zat besi meningkatkan pembentuk sel darah merah sehingga mampu meningkatkan sistem imun dan menjaga tubuh dari serangan penyakit. (cnn/red)

Advertisement