Connect with us

Nasional

KPK Periksa Bupati Blora Sebagai Saksi Dugaan Korupsi di PT Dirgantara Indonesia 

Published

on

Jakarta,Geosiar.com – Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil Bupati Blora 2010-2021 Letnan Kolonel Infantri (Purnawirawan) Djoko Nugroho untuk diperiksa dalam kasus korupsi di PT Dirgantara Indonesia.


Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka, eks Direktur Utama PT DI Budi Santoso. “Dipanggil bersaksi untuk tersangka BS,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis, 6 Agustus 2020.

Selain Djoko, KPK juga memanggil Kepala Seksi Sarana Prasarana Basarnas Suhardi dan Komisaris PT Quartagraha Adikarsa Susinto Entong. Mereka dipanggil bersaksi untuk Budi.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan Budi dan mantan Asisten Direktur Utama Bidang Bisnis Pemerintah, Irzal Ronaldo Zailani sebagai tersangka.

KPK menyangka Budi dan Irzal serta sejumlah pihak telah melakukan korupsi di PT DI yang merugikan negara sebanyak Rp 330 miliar. Kasus bermula ketika para pejabat di menandatangani kerja sama proyek pengadaan dengan 6 perusahaan. Namun, perusahaan mitra tersebut tak melakukan pekerjaannya alias proyek fiktif.

Kendati demikian, PT DI tetap melakukan pembayaran sebanyak Rp 330 miliar. Menurut KPK, sejumlah pejabat PT DI mendapatkan uang sebanyak Rp 96 miliar dalam proyek tersebut.(tmp/red)

Advertisement