Connect with us

Sumut

DPRD Tak Digubris, Pembangunan Ruko Diduga Tak Miliki IMB Di Lahan PTPN II Terus Berlanjut

Published

on

Teks Foto : Belasan Ruko yang Diduga Tak Miliki IMB Di Lahan PTPN II Desa Emplasmen Kualanamu Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang. (Foto/ist)

Deli Serdang,Geosiar.com

Anggota Komisi III DPRD Deli Serdang meski sudah dua kali melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP), pembangunan tetap berjalan lancar tanpa hambatan.

Lahan PTPN II tempat lokasi proyek pembangunan ruko di Desa Emplasmen Kualanamu, diduga Preman dan Penegak Hukum dibalik Pembangunan Ruko Di Lahan PTPN II Desa Emplasmen Kualanamu Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara.

Meski sudah dua kali dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dilakukan oleh Anggota Komisi 3 DPRD Deli Serdang dengan mengundang pengusaha, PTPN II dan pihak Instansi terkait. Kesimpulan rapat guna menghentikan kegiatan pembangunan belasan ruko sebelum memiliki IMB di Desa Emplasemen Kualanamu Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang, namun hal ini tidak di hiraukan oleh pengusaha pembangunan ruko tersebut karena hingga kini pengerjaan masih terus dilakukan.

Dari pantauan tim media ini di lokasi, sejumlah pekerja pembangunan masih melakukan aktivitas. Di lokasi juga tidak ada segel yang di pasang oleh petugas Satpol PP Kabupaten Deli Serdang seperti yang diperintahkan oleh Komisi 3 DPRD Deli Serdang dalam RDP Sebelumnya.

Hasil kesimpulan dari RDP Komisi 3 DPRD Deli Serdang, nampaknya memang benar dipandang sebelah mata oleh pengusaha pemilik bangunan ruko tanpa IMB di Desa Emplasemen Kualanamu Kecamatan Beringin, begitu juga petugas Satpol PP Kabupaten Deli Serdang juga yang tidak melaksanakan tindakan, untuk menghentikan kegiatan pembangunan meski sudah diperintahkan. Tentu menimbulkan kecurigaan masyarakat, ada hubungan apa antara pengusaha dengan Satpol PP Kabupaten Deli Serdang ,hingga Wakil Rakyat tak digubris.

Samsul warga setempat, Rabu (29/07/2020) mengatakan, pembangunan tetap saja berjalan setiap hari, tidak pernah ada petugas Satpol PP melarang, dan lahan HGU perkebunan PTPN II di Daerahnya itu sudah dikuasai orang orang berduit hingga masyarakat tidak lagi percaya penegakan hukum atau aturan macem macem.

“Lihat saja didepan mata secara terang terangan belasan bangunan ruko dan ratusan meter tembok setinggi tiga meter berdiri, semua tau lahan tersebut diatas tanah Negara tapi kalau orang berduit melanggar aturan aman aman saja, tapi coba masyarakat biasa seperti kami yang menggarap lahan PTPN II tersebut cepat kali kami ditangkap dan dipenjarakan”, ucapnya.

Sebelumnya dua kali RDP dilakukan Komisi 3 DPRD Deli Serdang dengan mengundang pengusaha bangunan ruko, Satpol-PP Deli Serdang, Dinas Perizinan, Pihak PTPN II dan pihak terkait lainnya dan kesimpulan RDP sudah di tuangkan dalam Rekomendasi yang berisi kesimpulan, bahwa bangunan ruko tanpa IMB di Desa Emplasemen Kualanamu Kecamatan Beringin karena tak berijin harus di bongkar.

Ditempat lain, seorang aktivis yang tidak ingin namanya diaebutkan atau inisial S, memiliki bukti vidio rekaman percakapan.

“Pembangunan Ruko di Desa Emplasmen Kualanamu Kecamatan Beringin wajar tak tersentuh Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk menghentikannya. Karena hanya Pemerintah Pusat yang mampu menghentikan pembangunan belasan ruko tersebut,” tegasnya.

Sambungnya lagi, bila perlu Menteri BUMN Pak Erick Thohir yang datang berkunjung ke lahan PTPN II itu. Karena diduga Preman dan Penegak Hukum dibalik layar semua pembangunan belasan ruko dan tembok Cina di Desa Emplasmen Kualanamu Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang, ujar S.(tim)

Advertisement