Connect with us

Politik

Modesta Marpaung Minta Pemko Medan Fokus Tangani Kebersihan untuk Kesehatan

Published

on

Medan, Geosiar.com – Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung AMKeb minta Pemko Medan agar fokus menangani pengelolaan sampah sehingga tercipta kebersihan di Kota Medan. Begitu juga kepada warga agar lebih peduli serta mendukung program Pemko Medan terkait kebersihan.

“Kebersihan merupakan awal dari kesehatan. Untuk mendapatkan kesehatan harus peduli dan menjaga kebersihan. Sama halnya untuk terhindar dari Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) supaya rajin cuci tangan,” papar Modesta Marpaung saat menggelar sosialisasi Perda (Sosper) Kota Medan Tahun 2020 No 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Sampah di Jl Camar Lingkungan 11 Kelurahan Sidorame Timur Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Minggu (26/7/2020).

Acara sosialisasi Perda yang digelar Modesta Marpaung tetap mengikuti protokol kesehatan seperti peserta diharuskan mencuci tangan sebelum masuk area pertemuan dan wajib pakai masker. Hadir saat sosialisasi Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) Sidorame Timur dr Santy Juliati, Lurah Sidorame Timur, Hermanto para Kepling, tokoh masyarakat dan ratusan warga.

Ditambahkan Modesta Marpaung selaku politisi Golkar asal daerah pemilihan (dapil) III (Kecamatan Medan Timur, Medan Perjuangan dan Medan Tembung) itu, mengajak masyarakat membuang sampah pada tempatnya. Masyarakat juga supaya mewadahi sampah masing masing dan tetap melakukan kebersihan lingkungan.

Dikatakan Modesta, dengan membuang sampah pada tempatnya akan menjaga parit dan sungai bebas dari sampah sehingga terhindar banjir. “Semua itu muaranya menjamin kesehatan. Jaga kesehatan karena itu segala galanya,” sebut Modesta.

Pada kesempatan itu, Modesta Marpaung juga mengajak masyarakat agar ikut membantu pemerintah upaya memutus mata rantai wabah Covid 19. “Wabah Covid masalah kita bersama. Jika kita peduli dan taat mengikuti protokol kesehatan maka pandemi Covid 19 akan cepat berlalu,” ujar Modesta.

Masih dalam acara sosialisasi, Ka Pustu Sidorame Timur dr Santy Juliaty ikut sosialisasi masalah Perda No 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan. Sebagaimana BAB VI Pasal 10 terkait pelayanan kesehatan dasar.

Disampaikan dr Santy Juliati mengharapkan kader Puskesmas dan PKK agar lebih pintar dan cerdik melakukan pembinaan masalah kesehatan

Dilanjutkan, dalam Perda No 4 Tahun 2012 mengatur soal Kesehatan Lingkungan sebagaiimana yang tertera Pada BAB VI Pasal 26. Tujuannya untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat fisik, biologi dan sosial agar setiap orang mendapat derajat kesehatan.

Dalam Pasal itu diwajibkan Pemko, swasta dan masyarakat menciptakan lingkungan yang sehat. Lingkungan sehat itu harus bebas dari unsur yang menimbulkan gangguan kesehatan seperti, asap rokok, limbah, sampah zat kimia, kebisingan dan radiasi sinar pengion.

Gedung pemerintahan dan tempat umum wajib menyediakan tempat khusus merokok dan memasang tanpa kawasan tanpa rokok. Setiap orang dan perilaku dilarang memperjualbelikan rokok kepada anak dibawah umur.

Bahkan mengenai makanan dan minuman yang sehat juga diatur dalam Perda tersebut seperti pada Pasal 28. Disebutkan, setiap makanan dan minuman yang dikemas wajib diberi tanda atau label sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku.

Dalam Perda juga diatur berupa sanksi pada BAB XV Pasal 87 yang mana setiap orang yang melanggar ketentuan yang disebut dalam Perda dikenakan sanksi adminitrasi dan pidana. Sanksi tersebut berupa penutupan sarana kesehatan dan pencabutan izin dan status badan hukum.

Pada BAB VII terkait bentuk penyelenggaraan biayaan Kesehatan Pada Pasal 43 disebutkan Pemko Medan berkewajiban membiayai seluruh upaya kesehatan serta menjamin pelayanan kesehatan yang aman, adil, terbuka dan terjangkau. Pemko mendorong swasta dan masyarakat untuk berperan aktif mandiri mengatasi pembiayaan.

Selain itu di Pasal 44 yakni pembebasan biaya pelayanan kesehatan. Pada Pasal itu Pemko membiayai seluruh upaya pelayanan kesehatan dasar yang dilaksanakan di Puskesmas. Pemko membiayai upaya kesehatan rujukan bagi masyarakat miskin. (lamru)

Advertisement