Connect with us

Lifestyle

Mengenal Kanker Ovarium Seperti yang Diderita Feby Febiola

Published

on


Ilustrasi: Kanker ovarium adalah jenis kanker yang tumbuh bermula dari ovarium. Lazimnya terjadi pada perempuan dewasa, 20 persen kanker ovarium terdeteksi di tahap awal. (Foto/dok internet)


Jakarta,Geosiar.com — Aktris Feby Febiola didiagnosis menderita kanker ovarium. Feby kini menjalani perawatan kemoterapi.
Kanker ovarium adalah kanker yang tumbuh berawal dari ovarium. Anda perlu mengenali gejala, faktor risiko, dan perawatan untuk kanker ovarium.

Ovarium adalah dua kelenjar reproduksi perempuan yang menghasilkan sel telur. Ovarium juga menghasilkan hormon estrogen dan progesteron.


Kanker ovarium biasanya dimulai dari sel-sel abnormal yang berkembang biak dan membentuk tumor di kelenjar ini. Pada tingkat yang parah, kanker ovarium dapat mengalami metastasis atau menyebar pada organ lain.

Data dari American Cancer Society menunjukkan kanker ovarium umumnya terjadi pada perempuan dewasa. Sekitar setengah dari perempuan yang didiagnosis dengan kanker ovarium berusia lebih dari 63 tahun.

Data menunjukkan sebanyak 20 persen kanker ovarium terdeteksi pada tahap awal. Semakin dini keberadaan kanker diketahui, semakin besar pula kemungkinan untuk sembuh.

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab kanker ovarium. Namun, sejumlah faktor dapat meningkatkan risiko berkembangnya kanker di ovarium.


Faktor risiko itu meliputi; riwayat keluarga yang mengalami kanker ovarium; mutasi gen terkait kanker ovarium; riwayat pribadi kanker payudara, rahim, atau usus besar; penggunaan obat kesuburan atau terapi hormon; tidak ada riwayat kehamilan; endometriosis; faktor usia; dan menopause.

Terdapat sejumlah tanda dan gejala kanker ovarium yang dapat diketahui pada tahap awal sebagai bentuk deteksi dini. umumnya, gejala ini mirip dengan sejumlah gejala pada penyakit lain.

Berikut gejala awal kanker ovarium.

  1. Perut kembung, merasa tertekan, dan nyeri
  2. Perut penuh yang tidak biasa setelah makan
  3. Sulit makan
  4. Peningkatan buang air kecil
  5. Dorongan yang meningkat untuk buang air kecil

Dikutip dari Health Line, gejala lain yang juga mungkin terjadi adalah kelelahan, gangguan pencernaan, maag, sembelit, sakit punggung, menstruasi tidak teratur, sakit saat berhubungan seksual, dan ruam pada kulit.


Gejala tersebut seringkali bersifat sementara. Untuk memastikan keberadaan kanker perlu pemeriksaan lebih lanjut.

Kanker ovarium dapat disembuhkan dengan sejumlah perawatan seperti operasi, terapi radiasi, kemoterapi, terapi hormon, dan terapi bertarget.

Pengobatan akan berbeda pada setiap orang. Dokter akan menentukan perawatan yang tepat berdasarkan kondisi dan perkembangan kanker.(cnn/red)

Advertisement