Connect with us

Daerah

Terkait Pemberitaan Penambangan Ilegal, Wartawan Dapat Ancaman. Kasat Reskrim : Kita akan Panggil Kepala Desa Gunung Manumpak B

Published

on

Ilustrasi : Kantor Kepala Desa Gunung Manumpak B. (Foto/ist)

Deli Serdang,Geosiar.com

Terkait gencarnya pemberitaan Desa Gunung Manumpak B mengenai Penambangan batu ilegal dan dugaan perambahan hutan. Membuat Komisi B DPRD Deli Serdang menggelar RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan pihak PT Adiguna Makmur, Camat dan Dinas terkait. Kamis (16/7/2020) lalu.

Namun wartawan yang meliput RDP di Komisi B DPRD Deli Serdang mendapat ancaman lewat telepon agar tidak menayangkan pemberitaan penambangan batu ilegal dan perambahan hutan diDesa Gunung Manumpak B.

M.Habil Syah, seorang wartawan yang mendapat ancaman tersebut mengatakan, “Tidak begitu jelas ke arah mana maksud dan tujuan si penelepon gelap itu menghubungi, setelah usai meliput sidang RDP (Rapat Dengar Pendapat) di kantor DPRD Deli Serdang, mengenai masalah di Desa Gunung Manumpak B terkait penambangan batu ilegal dan perambahan hutan lindung itu”, katanya.

Usai meliput Rapat Dengar Pendapat (RDP) di kantor DPRD Deliserdang, mengenai masalah penambangan batu koral dan penebangan kayu yang diduga ilegal di Desa Gunung Manumpak B. “Aku di telepon oleh seseorang yang tidak aku kenal, dan dengan suara keras si penelepon itu menelepon saya dan mengatakan. Jangan Kau Lanjutkan Berita Itu Lagi Kalau Mau Aman”, itu yang dikatakan si penelepon dan aku tidak mengetahui nomornya karena si penelepon menghubungi melalui nomor pribadi/rahasia,” jelas Habil.

Ditempat lain narasumber yang tidak ingin namanya disebutkan mengatakan, “Kalau CB General Manajer (GM) PT Adiguna Makmur sibuk berkordinasi dengan pihak – pihak terkait yang mengikuti jalannya masalah ini”. Minggu (19/7/2020).

Mengetahui adanya ancaman pada wartawan yang meliput di RDP Komisi B saat itu. Ketua WUPDS G17 Batara Tampubolon jelaskan, “Kami wartawan yang bertugas meliput di Pemkab.Deli Serdang dan Polresta Deli Serdang siap membantu kawan – kawan wartawan yang diancam oleh oknum-oknum pengecut. Kami akan berkordinasi dengan penegak hukum (TNI dan Polisi) jika kasus pengancaman berlanjut,” tegasnya.

Lanjutnya, karena kasus penambangan batu ilegal dan penebangan pohon kayu di Desa Manumpak B yang diduga ilegal, sudah masuk tahap pemeriksaan saksi-saksi di Polresta Deli Serdang setelah sebelumnya Camat STM Hulu, Budiman Sembiring yang sudah dipanggil dua kali, dan minggu ini Kepala Desa Gunung Manumpak B, Jonmedi Abraham akan dipanggil sebagai saksi, ujar BT.

“Selasa (21/7/20) ini kita akan memanggil Kepala Desa Gunung Manumpak B, Jonmedi Abraham Saragih untuk kita mintai keterangannya atas kasus penambangan batu koral dan penebangan kayu di Gunung Manumpak B itu,” jelas Kompol Muhamad Firdaus, Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang.(cvs/red)

Advertisement