Connect with us

Nasional

Hari Keadilan Internasional, Komda PMKRI Sumbagsel Gelar Diskusi Bersama Irjen. Pol. (Purn) Supratman

Published

on

Geosiar.com – Komisariat Daerah (KOMDA) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Repulik Indonesia (PMKRI) Sumatera Selatan mengadakan diskusi online dengan pemateri tunggal Irjen. Pol. (Purn) Supratman,.M.H.

Diskusi bertemakan “Kontribusi Nyata Pemuda di Tengah situasi Bangsa” bertepatan dengan Hari Keadilan Internasional dan diikuti puluhan peserta dari berbagai cabang PMKRI se-Indonesia itu, digelar pada hari Jumat (17/7/2020).

Dari Press Realis yang diterima Redaksi Geosiar.com, Sabtu (18/7/2020) dijelaskan, sebagai penggagas diskusi daring, Komda Sumbagsel menyampaikan
tema ini mengingat situasi bangsa kita hari ini, bukan hanya persoalan covid-19 semata, namun banyak masalah bangsa yang perlu didiskusikan dan keterlibatan aktif seluruh pemuda.

Pemuda merupakan harapan generasi masa depan, karena di tangan pemuda estafet kepemimpinan akan dilanjutkan.

Pemuda hari ini adalah pemimpin di masa yang akan datang dan sebagai pemuda sudah selayaknya mengambil peran dalam kehidupan berbangsa. Pemuda dan mahasiswa sebagai generasi muda harus tetap semangat dan memiliki rasa bangga akan para pejuang yang dahulu yang mengorbankan hidupnya untuk bangsanya agar bangsa ini maju, ujar alex sapaan akrabnya.

Alex menambahkan, menumbuhkan sikap aktif dan terampil dikalangan pemuda sudah selayaknya menjadi tugas bersama. Apabila pemerintah mengobarkan semangat untuk terampil, namun pemudanya kurang apabila pemuda sangat terampil namun tidak diberikan kesempatan untuk mengembangkannya.

Hal serupa juga tidak berjalan apabila pemuda aktif dengan bicara membara tanpa dibarengi keterampilan. Sehingga dukungan dari setiap pihak dalam memupuk semangat aktif dan terampil dikalangan pemuda menjadi kunci utama.

Semangat dan keteladanan Bapak Supratman atas segala kontribusi nya bagi negara ini terkhusus bagi Provinsi Bengkulu diharapakan mampu memotivasi pemuda untuk terus berjuang, tandasnya.

Selanjutnya, Jendral Purn. Supratman dalam penyampaiannya mengatakan bahwa pemuda harus menjadi kontroling kebijakan pemerintah baik dipusat maupun di daerah.

Pemuda harus kritis dan jeli melihat segala permasalahan, jangan membiarkan dan mendiamkan permalasahan, pemuda harus bersuara dibarengi oleh fakta-fakta yang akurat bukan fitnah.

Terkait pandemi Covid-19, Supratman mengatakan bahwa pemuda harus memberikan kontribusi nyata dalam penanganan pandemi Covid-19, pemuda harus masuk dan terlibat langsung. Pemuda bisa menjadi relawan, membantu gugus tugas percepatan Covid-19 dan juga mengawasi proses pembagian bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat, agar proses penyaluran dapat terlaksana dengan baik dan betul-betul menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

Bapak Supratman juga menyampaikan bahwa dalam kondisi banyaknya aksi protes terkait kebijakan pemerintah sekarang ini, instansi kepolisian pada prinsipnya selalu mendukung niatan baik pemuda, tidak pernah melarang, namun harus sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.

Pemuda diharapkan mampu melihat permasalahan dengan baik dan tidak terprovokasi, jangan sampai pemuda digiring menjadi alat oleh sekelompok orang yang tidak memikirkan masa depan bangsa ini, pesan beliau.

Supratman juga menyinggung kondisi Provinsi Bengkulu sebagai provinsi termiskin no 1 di Sumatera, ini adalah bentuk dari ketidakmampuan pemerintah menerjemahkan daerah pemerintahannya untuk membawa daerah Provinsi Bengkulu bangkit dari kemiskinan.

Perlu kita ketahui bersama bahwa Jenderal Supratman adalah putra asli Bengkulu. Beliau juga pernah menjadi Kapolda Bengkulu Januari 2019-Mei 2020.(rel/red)

Advertisement