Connect with us

Sumut

Polresta Deli Serdang Lidik Kasus Penambangan Batu Di Desa Gunung Manumpak B

Published

on

Teks Foto : Konfrensi Pers mengenai penambangan di Desa Gunung Manumpak B. Tampak Kasat Reskrim (tengah), Randit Kanit Tipiter dan Anggota Reskrim. (Foto/ist)

Deli Serdang, Geosiar.com

Kegiatan Penambangan dan penggilingan Batu Koral Ilegal PT Adiguna Makmur diduga melibatkan Jonmedi Saragih Kepala Desa Gunung Manumpak B Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang masih terus di lidik Polresta Deli Serdang.

Beberapa waktu lalu saat dikonfirmasi wartawan ke Bagian Umum Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Sumatera Utara menegaskan, tidak ada satu izinpun diberikan untuk kegiatan penambangan di Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang.

Diduga ada keterlibatan Kepala Desa Gunung Manumpak B dalam penambangan batu ilegal di Sungai Lau Singkam di jelaskan C Sipayung Sekjen LSM TOPAN-RI DPD Deli Serdang. Jumat (10/7/2020).

Sekjen LSM TOPAN-RI DPD Deli Serdang menjelaskan, pihaknya tetap menindak lanjuti Laporan Pengaduan yang mengadukan Jonmedi Saragih Kepala Desa Gunung Manumpak B ke Polresta Deli Serdang tanggal 1/7/2020, atas dugaan ikut serta dalam menjalankan penambangan ilegal di Desa Gunung Manumpak B bersama PT.AM, dengan ancaman 10 Tahun Penjara.

Lanjutnya, pada nomor 05/PP/DPD/TOPAN-RI/DS/2020, Tanggal 1/7/2020 ke Polresta Deli Serdang. “Kami meminta Kepolisian Resor Kota Deli Serdang agar serius menangani masalah ini. Sebab kerugian negara sangat besar akibat Perusahaan PT AM yang beroperasi secara ilegal selama 6 tahun dengan pencapaian hasil 25 ton/dump truk,” tegasnya.

Ditempat lain awak media ini mengkonfirmasi malalui jaringan seluler dengan Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang Kompol M Firdaus, mengatakan, masih dalam penyelidikan, anggota sudah ke TKP untuk cek galian c dan perambahan hutan. “Hasil cek TKP, tidak ditemukan aktivitas galian c dan perambahan hutan sedang di periksa saksi – saksi,” katanya, Kamis (9/7/2020). (svc/red)

Advertisement